Jelajah PB 278 (Lukas 20:20-26)

Para ahli Taurat dan para imam kepala mulai mengamat-amati Yesus untuk mencari kesalahan Yesus, supaya mereka bisa menuntut hukuman mati atas Yesus. Bangsa Yahudi sendiri tidak diperbolehkan untuk memberikan hukuman mati kepada seseorang. Hanya wali negeri (gubernur yang ditempatkan oleh pemerintahan Romawi) yang memiliki kuasa atau wewenang untuk memberikan hukuman mati. Karena itu, ketika akan disalibkan, Yesus dituntut di hadapan Pilatus, karena pada waktu itu Pilatus adalah wali negeri.

Para ahli Taurat dan para imam kepala ternyata menyuruh orang-orang untuk menjadi mata-mata yang seolah-olah berlaku jujur di hadapan Tuhan Yesus. Orang-orang tersebut menguji Yesus dengan pertanyaan tentang pembayaran pajak terhadap Kaisar. Jika Yesus menjawab bahwa mereka harus membayar pajak kepada Kaisar, maka mereka bisa menuduh Yesus sebagai kaki tangan penjajah Romawi pada waktu itu. Tetapi jika Yesus menjawab bahwa tidak perlu membayar pajak kepada Kaisar,  maka mereka bisa menuntut Yesus kepada wali negeri karena dianggap menghasut orang banyak untuk tidak membayar pajak kepada Kaisar.

Tetapi Yesus adalah Tuhan yang penuh hikmat. Dialah yang menciptakan akal budi kita. Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Tunjukkanlah kepada-Ku suatu dinar: gambar dan tulisan siapakah ada padanya?” Mereka menjawab bahwa itu adalah gambar dan tulisan Kaisar. Lalu Yesus melanjutkan perkataan-Nya, “Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” Ini adalah jawaban yang sangat tepat, yang diberikan oleh Tuhan Yesus. Kita di bumi ini, ada pemerintah di atas kita dan mereka perlu biaya operasional untuk mengelola pemerintahan yang ada. Karena itulah, setiap warga negara yang baik, harus membayar pajak. Setiap kali kita belanja, kita pasti membayar pajak. Masih ada banyak pajak yang lain-lain yang kita bayar. Pajak ini diserahkan kepada pemerintah. Pemerintah sendiri seharusnya menggunakan hasil pajak ini dengan tepat dan bijaksana. Tugas utama pemerintah di muka bumi ini adalah memberikan rasa aman dan keadilan bagi setiap warga negaranya.

Tuhan mau supaya ada negara di muka bumi ini. Negara ini dipimpin oleh pemerintah yang mengelola negara dengan baik. Rasa aman dan adil bagi warga negara sangatlah penting. Penegakan hukum dalam sebuah negara harus dilakukan dengan seadil-adilnya dan konsisten. Dengan cara demikianlah negara bisa menjadi maju, karena setiap warga negara dijamin keamanannya untuk melakukan segala sesuatu, termasuk melakukan hak-hak manusia yang asasi.

Selain harus membayar pajak kepada Kaisar, kita juga wajib memberikan sesuatu kepada Tuhan. Salah satu kewajiban orang Kristen berkenaan dengan keuangan adalah persepuluhan. Persepuluhan adalah penghasilan kita (berkat Tuhan) yang kita kembalikan kepada Tuhan sepuluh persen. Dari jawaban Yesus itu, ada tersirat kewajiban yang harus diberikan kepada Tuhan dan kewajiban itu bukan dalam bentuk persembahan yang bersifat sukarela. Jemaat atau gereja pada saat ini adalah tiang penopang dan dasar kebenaran. Diperlukan biaya yang besar untuk melakukan pemberitaan Injil dan program-program misi. Dalam hal ini gereja tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Gereja harus didukung oleh jemaat yang ada di dalamnya. Jemaat yang sudah lahir baru dan benar-benar mengasihi Tuhan, mereka akan memberikan yang terbaik bagi Tuhan, apa yang ada pada mereka.

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *