04 Bilangan

Stagnasi (Jelajah PL 573)

Bilangan 26:28-62 Dari keturunan Yusuf, Manasye disebut lebih dulu daripada Efraim. Memang kaum Manasye mengalami peningkatan jumlah yang cukup drastis. Di sensus pertama, mereka berjumlah tiga puluh dua ribu dua ratus. Di pasal ini, mereka berjumlah lima puluh dua ribu tujuh ratus. Manasye dan Efraim dihitung sebagai dua suku, karena Yusuf mendapat hak kesulungan, mendapat […]

Stagnasi (Jelajah PL 573) Read More »

Pengaruh Orang Tua  (Jelajah PL 572)

Bilangan 26:11-27 Anak-anak Korah tidak mati, tidak seperti keturunan Datan dan Abiram. Korah berasal dari suku Lewi. Beberapa keturunan Korah nanti mendapatkan kesempatan untuk menulis kitab Mazmur. Hal ini menjelaskan bahwa anak-anak atau keturunan dari seseorang yang tidak berkenan kepada Tuhan, tidak perlu cemas dan kuatir. Iman seorang anak tidak tergantung sepenuhnya dengan orang tua.

Pengaruh Orang Tua  (Jelajah PL 572) Read More »

Sensus Kedua (Jelajah PL 571)

Bilangan 26:1-10 Sensus atau perhitungan umat Israel sudah pernah dilakukan sebelumnya, tercatat di dalam Bilangan 1-4. Di pasal 26 ini merupakan sensus yang kedua. Sensus ini menjadi salah satu sebab, kitab ini dinamakan Bilangan, karena ada angka dan perhitungan yang dimunculkan. Ada perbedaan antara sensus pertama dengan kedua ini. Sensus kedua ini dilakukan sekitar tiga

Sensus Kedua (Jelajah PL 571) Read More »

Perang Rohani (Jelajah PL 570)

Bilangan 25:4-18 Karena masalah itu, maka Tuhan mendatangkan murka atas orang Israel yang telah berkompromi terhadap praktik penyembahan berhala itu. Tuhan memberi perintah kepada Musa untuk menangkap semua orang yang mengepalai bangsa itu. Mereka dihukum dengan cara dibinasakan dan dimusnahkan. Hukumannya juga dilakukan di tempat yang terang. Kesalahan mereka sangat fatal dan berbahaya bagi yang

Perang Rohani (Jelajah PL 570) Read More »

Bahaya Kompromi (Jelajah PL 569)

Bilangan 25:2-3 Pola atau strategi Bileam ini seringkali dipakai oleh Iblis sampai saat ini. Tantangan atau tekanan dari luar tidak serta merta bisa melemahkan iman. Tetapi ketika umat Tuhan bisa dipengaruhi untuk berbuat dosa atau berkompromi dengan dosa, maka akan melemahkan umat itu. Di dalam Wahyu 2:14 dikatakan, “Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau:

Bahaya Kompromi (Jelajah PL 569) Read More »

Scroll to Top