Tinggal Di Dalam Yesus

1 Yoh 2:28-3:10

(28) Ayat sebelumnya dikatakan “tetap tinggal di dalam Yesus”, ayat 28 diulangi lagi (bdg 2 Yoh:9). Ini adalah kalimat perintah yang penting.

(29) Berbuat kebenaran adalah bukti bahwa kita tinggal di dalam Dia. Kita bisa melihat diri kita pribadi, apakah dalam setiap kehidupan kita, kita sudah berbuat benar. Setiap orang yang masih dengan sengaja berbuat tidak benar, maka sebenarnya dia belum tinggal di dalam Dia.

(1) Posisi anak Allah ini berasal dari Tuhan Yesus. Yesus menggantikan kita sebagai posisi orang berdosa, sedangkan kita menggantikan posisi Yesus sebagai anak-anak Allah.

(2) Pada saatnya nanti, setiap orang yang menjadi anak-anak Allah akan mendapatkan tubuh kemuliaan. Setiap orang mempunyai kemuliaan yang berbeda, sesuai dengan perbuatannya. Kemuliaan yang kita terima sesuai dengan keputusan dalam pengadilan Kristus.

(3) Ini adalah pikiran yang harus ada dalam setiap orang yang percaya, yaitu membangun karakter yang kudus.

(4) Orang yang berdosa juga melanggar hukum Allah. Kita bisa melihat bagaimana Adam dan Hawa berbuat dosa. Mungkin pada saat ini, pelanggaran yang dilakukan oleh mereka adalah pelanggaran yang kecil, tetapi ternyata hukumannya adalah mati.

(5) Menghapuskan segala dosa kita, dosa seluruh dunia dari Adam sampai orang terakhir. Di dalam Dia tidak ada dosa.

(6) Ketika seseorang mengaku sebagai orang berdosa, kemudian bertobat dan percaya kepada Yesus, maka dia akan menjadi anak Allah. Bertobat karena takut neraka atau penghukuman, sebenarnya dia belum bertobat dengan sungguh-sungguh. Orang yang bertobat akan mempunyai posisi yang kudus, yaitu posisi di dalam Yesus. Orang itu juga akan mempunyai hati yang kudus, sehingga Roh Kudus mau untuk masuk dalam hati orang percaya. Hati orang percaya tidak akan merencanakan untuk melakukan dosa. Tetapi ia bisa jatuh ke dalam dosa, bukan karena hatinya tetapi karena dagingnya. Ketika tubuh ini mati dan digantikan dengan tubuh kebangkitan, maka orang itu tidak akan berbuat dosa lagi.

(7-10) Ayat ini mengajak kita untuk mengenalii perbedaan antara perbuatan benar dengan perbuatan dosa.

Tetap tinggal di dalam Yesus adalah hal yang sangat penting. Dibuktikan dengan perbuatan. Mari kita menguji diri kita, supaya kita benar-benar yakin bahwa kita sudah diselamatkan. Jangan sampai kita tertinggal pada saat pengangkatan.

Tuhan Yesus memberkati. Maranatha!!

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *