Jelajah PB 139 (Markus 11:17-19)

Karena terjadi perdagangan di halaman bait Allah, maka Yesus datang untuk membereskan semua yang ada. Yesus mengusir semua pedagang dan berkata, “Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!” Dari apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus, bisa disimpulkan bahwa perdagangan yang mereka lakukan adalah perdagangan yang tidak sehat. Mungkin di dalamnya saling menipu, saling suap dan sogok menyogok. Mereka bisa melakukan perdagangan yang membuat mereka untuk sangat besar.

Ketika para imam kepala dan ahli Taurat mendengar tentang apa yang diperbuat oleh Tuhan Yesus di Bait Allah tersebut, maka mereka berusaha untuk membinasakan Yesus. Pasti mereka sangat benci kepada Yesus. Hal tersebut terjadi sekitar satu minggu sebelum penyaliban Yesus. Apalagi pada saat itu orang Yahudi sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan Paskah. Pasti banyak orang dari luar Yerusalem datang ke Yerusalem untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan. Tentu pedagang yang diusir oleh Yesus menjadi marah karena mereka tidak mempunyai tempat untuk berdagang. Mereka tentu juga marah kepada para imam, karena tempat yang sudah dijanjikan oleh para imam tidak bisa lagi dipakai untuk berdagang. Para imam pun mungkin kebingungan karena pemasukan mereka pasti juga berkurang.

Para imam adalah orang yang sangat besar pengaruhnya bagi orang-orang Yahudi pada waktu itu. Orang-orang jika ingin berdoa harus lewat mereka. Mereka adalah perantara antara Tuhan dengan manusia. Para imam adalah orang yang sangat didengar dan dihormati. Mereka juga sangat berpengaruh. Jika para imam menghasut orang-orang Yahudi untuk membenci Yesus, maka orang-orang Yahudi pun akan ikut dan melakukannya. Apalagi posisi mereka adalah imam-imam kepala, bukan imam biasa. Akibatnya para imam kepala dan ahli Taurat berusaha untuk membinasakan Yesus. Tetapi karena mereka masih takut kepada Yesus dan kepada banyak orang yang takjub kepada Yesus, maka mereka harus bekerja keras untuk mencoba membinasakan Tuhan Yesus.

Paling tidak, yang mereka lakukan adalah menghasut orang-orang Yahudi supaya membenci Yesus. Segala cara akan dilakukan oleh mereka supaya Yesus bisa disingkirkan dari Yerusalem. Mereka mencari jalan supaya dapat menjerat Yesus, menangkap-Nya dan membinasakan-Nya. Kehadiran Yesus selama ini sudah merusak semuanya buat mereka. Kehormatan mereka rusak, pendapatan mereka berkurang, pengikut mereka juga berkurang.

Inilah sebenarnya penyebab utama, para imam dan ahli Taurat berusaha mencari jalan untuk membinasakan Yesus. Mereka sudah tertutup dengan kedengkian dan iri hati. Mereka tidak lagi mencari kebenaran dengan akal sehat. Mereka melupakan semua yang sudah dinubuatkan oleh para nabi, khususnya tentang kedatangan Mesias. Hati dan pikiran mereka sudah dibutakan oleh kebencian.

Itu juga yang menyebabkan Yesus seringkali memperingatkan kepada para murid supaya para murid tidak serta merta memperkenalkan Yesus sebagai Mesias kepada banyak orang. Yesus juga memperingatkan beberapa orang yang pernah disembuhkan-Nya untuk tidak mengabarkan dulu tentang kedatangan-Nya sebagai Mesias dan penyembuh. Yesus tahu persis seperti apa hati dari para imam dan ahli Taurat. Sekalipun mereka tahu bahwa Yesus adalah Mesias, tetapi mereka tidak bisa menerima-Nya.

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *