04 Bilangan

Kelicikan Bileam dan Balak (Jelajah PL 568)

Bilangan 25:1-3 Orang Israel yang tinggal di Sitim, dipengaruhi untuk menikah dengan perempuan-perempuan Moab. Para perempuan Moab ini merayu orang Israel untuk memberikan korban sembelihan kepada allah yang disembah oleh orang negeri Moab. Sesembahan orang Moab disebut Baal-Peor. Para perempuan Moab ini sepertinya memang diberdayakan untuk menarik para pemimpin Israel untuk menyembah Baal-Peor. Dengan cara […]

Kelicikan Bileam dan Balak (Jelajah PL 568) Read More »

Bangsa di Sekeliling Israel (Jelajah PL 567)

Bilangan 24:14-25 Bileam cukup kecewa ketika diusir oleh Balak. Karena itu, sebelum Bileam kembali ke tempatnya, ia masih mengatakan satu nubuatan tambahan. Bileam menggambarkan dirinya yang kenal dengan Tuhan yang disembah oleh orang Israel, yaitu Yehova. Bileam bisa bercakap-cakap dengan Tuhan. Tetapi pengenalan ini ternyata tidak membawanya pada keselamatan. Pengenalan Bileam kepada Tuhan bukan bersifat

Bangsa di Sekeliling Israel (Jelajah PL 567) Read More »

Berlindung Dengan Menggunakan Nama Tuhan (Jelajah PL 566)

Bilangan 24:5-13 Nubuatan yang disampaikan oleh Bileam adalah berkat bagi bangsa Israel. Bahkan nubuatan ini lebih kuat dari sebelumnya. Bileam menyatakan keindahan kemah-kemah Yakub dan tempat-tempat kediaman Israel. Pada waktu itu bangsa Israel masih dalam kemah-kemah, karena masih dalam pengembaraan. Bangsa Israel juga digambarkan sebagai lembah yang membentang, sebagai taman di tepi sungai, sebagai pohon

Berlindung Dengan Menggunakan Nama Tuhan (Jelajah PL 566) Read More »

Dipakai Tuhan Tetapi Tidak Diselamatkan (Jelajah PL 565)

Bilangan 24:1-4 Di tempat yang ketiga, yaitu di puncak gunung Peor yang menghadap padang belantara, Bileam menyiapkan lagi tujuh mezbah dengan tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan. Kali ini, Bileam tidak mencari pertanda lagi seperti sebelumnya. Bileam melihat bahwa baik di mata Tuhan untuk memberkati Israel. Sampai di tempat ketiga ini, Bileam

Dipakai Tuhan Tetapi Tidak Diselamatkan (Jelajah PL 565) Read More »

Roh Jahat Tidak Berkuasa (Jelajah PL 564)

Bilangan 23:15-30 Di puncak gunung Pisga ini juga tidak sesuai dengan keinginan Balak. Bahkan lebih buruk bagi Balak, daripada yang sebelumnya. Bahkan Tuhan sengaja berbicara kepada Balak melalui Bileam: “Bangunlah, hai Balak, dan dengarlah; pasanglah telingamu mendengarkan aku, ya anak Zipor.” Tuhan dengan perantaraan Bileam, menegur Balak. Tuhan menegaskan bahwa Dia bukan manusia yang menginginkan

Roh Jahat Tidak Berkuasa (Jelajah PL 564) Read More »

Scroll to Top