Surat Paulus

Kesaksian Yang Efektif (Jelajah PB 706)

2 Korintus 13:4-7 Paulus memberi peringatan yang sangat lembut kepada jemaat Korintus yang tidak percaya bahwa Paulus adalah rasul Yesus Kristus, tidak percaya bahwa perkataan dan tulisan Paulus adalah firman Tuhan. Paulus ingin supaya jemaat di Korintus tidak meremehkan Yesus Kristus juga. Sekalipun Yesus disalibkan oleh karena kelemahan, oleh karena dosa, tetapi Ia hidup karena […]

Kesaksian Yang Efektif (Jelajah PB 706) Read More »

Firman Tuhan (Jelajah PB 705)

2 Korintus 13:1-3 Di Korintus ada jemaat yang telah berbuat dosa, tetapi sepertinya mereka telah sulit untuk bertobat. Paulus bahkan sampai memberi peringatan sampai tiga kali, khusus kepada jemaat di Korintus. Dengan keterangan dua atau tiga saksi, maka suatu perkara bisa dianggap sah. Perkara ini dalam bahasa aslinya adalah “rhema” yang artinya adalah perkataan. Perkataan

Firman Tuhan (Jelajah PB 705) Read More »

Kekuatiran Paulus (Jelajah PB 704)

2 Korintus 12:18-21 Paulus perlu bertindak tegas kepada orang-orang yang meragukan kerasulannya dan mencoba untuk memfitnah dia. Paulus telah mendengar kabar yang tidak baik mengenai dirinya. Paulus difitnah, dikatakan sebagai orang yang licik dan melakukan berbagai macam tipu daya. Memang tidak semua jemaat di Korintus seperti itu. Biasanya hanya sebagian kecil yang demikian. Masih ada

Kekuatiran Paulus (Jelajah PB 704) Read More »

Tanda Kerasulan (Jelajah PB 703)

2 Korintus 12:11-17 Karena Paulus telah dihina dan dijelek-jelekkan oleh beberapa jemaat di Korintus yang sudah dipengaruhi oleh orang-orang Yahudi yang datang, maka Paulus terpaksa menceritakan dan memperjelas posisinya sebagai rasul Yesus Kristus. Memang sepertinya ada di antara jemaat di Korintus yang meragukan kerasulan Paulus. Meskipun secara pribadi Paulus merasa tidak berarti, tetapi dia tidak

Tanda Kerasulan (Jelajah PB 703) Read More »

Bermegah Dalam Kelemahan (Jelajah PB 702)

2 Korintus 12:5-10 Paulus sengaja ingin memisahkan antara dirinya secara pribadi dengan dirinya sebagai rasul. Atas dirinya sebagai rasul, Paulus hendak bermegah. Tetapi atas dirinya secara pribadi, dia tidak mau bermegah, selain bermegah atas kelemahannya. Paulus juga memiliki kelemahan tubuh. Paulus juga tidak terlalu menonjolkan sesuatu yang ilahi yang ada di dalam dirinya. Dia ingin

Bermegah Dalam Kelemahan (Jelajah PB 702) Read More »

Scroll to Top