19 Ibrani

Beriman Teguh (Jelajah PB 916)

Ibrani 4:8-13 Penulis kitab Ibrani ingin menjelaskan bahwa perhentian yang dimaksudkan bukan perhentian di tanah Kanaan, tetapi perhentian kekal, bersama Bapa di surga. Setelah peristiwa masuknya bangsa Israel ke tanah Kanaan yang dipimpin oleh Yosua itu, Tuhan masih berkata-kata tentang hari perhentian kekal. Saat ini kita masih belum masuk di hari perhentian, kita masih mengembara […]

Beriman Teguh (Jelajah PB 916) Read More »

Jangan Mengeraskan Hati (Jelajah PB 915)

Ibrani 4:4-7 Tuhan berhenti pada hari ketujuh, setelah Ia menciptakan bumi dan segala isinya. Hal itu sudah terjadi pada saat penciptaan, awal mula dunia ini ada. Tetapi setelah itu, hari perhentian yang dimaksudkan adalah hari perhentian untuk selama-lamanya. Yang ditekankan dalam surat Ibrani ini adalah perhentian kekal, digambarkan bahwa bangsa Israel pada waktu itu tidak

Jangan Mengeraskan Hati (Jelajah PB 915) Read More »

Perhentian Tuhan (Jelajah PB 914)

Ibrani 4:1-3 Di awal dari pasal ini, kembali diingatkan untuk waspada, supaya jangan sampai ada di antara kita yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk dalam perhentian-Nya masih berlaku. Saat ini, kesempatan untuk mendapatkan keselamatan masih terbuka lebar. Jika saat ini kita sudah percaya kepada Yesus Kristus, maka kita patut untuk mempertahankan iman kita, tetap

Perhentian Tuhan (Jelajah PB 914) Read More »

Menyembah Simbol (Jelajah PB 912)

Ibrani 3:7-9 Surat ini memang ditujukan kepada orang-orang yang sudah diselamatkan dan sudah melayani Tuhan. Mereka seringkali mendengarkan berbagai macam pengajaran, juga memberi pengajaran kepada orang lain. Ketika mereka mendapatkan pengajaran yang benar, Paulus menginginkan supaya mereka tidak mengeraskan hati. Jangan sampai mereka melakukan kesalahan yang pernah dilakukan oleh nenek moyang mereka pada waktu pencobaan

Menyembah Simbol (Jelajah PB 912) Read More »

Scroll to Top