Injil

Jelajah PB 244 (Lukas 14:1-6)

Sekali lagi Yesus mengingatkan kembali tentang hari Sabat kepada orang Yahudi. Hal ini memperlihatkan bahwa orang-orang Yahudi tidak bisa serta merta menerima pengajaran dari Yesus, yang ingin mengalihkan ibadah simbolik kepada ibadah hakikat. Bukan orang Yahudi saja, tetapi juga orang-orang di masa sekarang pun sepertinya sulit untuk mengerti tentang hal ini, untuk membedakan antara ibadah […]

Jelajah PB 244 (Lukas 14:1-6) Read More »

Jelajah PB 243 (Lukas 13:22-35)

Ketika Tuhan Yesus melanjutkan perjalanan-Nya keliling kota dan desa sambil mengajar, menuju ke kota Yerusalem, ada seseorang yang bertanya mengenai jalan keselamatan. Orang itu bertanya tentang berapa banyak orang yang akan diselamatkan. Tuhan Yesus menjawab bahwa memang hanya sedikit orang yang akan diselamatkan. Yesus memberitahu supaya masuk melalui pintu yang sempit. Pintu yang besar bisa

Jelajah PB 243 (Lukas 13:22-35) Read More »

Jelajah PB 242 (Lukas 13:18-21)

Kemudian Tuhan Yesus menceritakan tentang perumpamaan mengenai biji sesawi. Tuhan Yesus sedang berbicara mengenai rahasia Kerajaan Allah. Tuhan Yesus sedang membicarakan tentang gereja atau jemaat yang akan dibangun-Nya. Gereja itu bisa berkembang menjadi sangat besar dan bisa berpotensi untuk menyesatkan banyak orang. Ini memberi perumpamaan tentang keadaan kekristenan atau gereja yang bertumbuh dengan tidak wajar.

Jelajah PB 242 (Lukas 13:18-21) Read More »

Jelajah PB 241 (Lukas 13:6-17)

Yesus mengatakan perumpamaan tentang pohon ara di kebun anggur, dicari buahnya pada pohon itu tetapi tidak menemukannya. Orang yang sudah bertobat seharusnya menghasilkan buah pertobatan. Memang tidak serta merta bahwa orang yang bertobat pada saat ini langsung menghasilkan buah pertobatan. Buah itu akan muncul dalam kehidupan, secara bertahap, pada saat sedang menjalani kehidupan sehari-hari. Demikian

Jelajah PB 241 (Lukas 13:6-17) Read More »

Jelajah PB 240 (Lukas 13:1-5)

Tuhan Yesus menentang kesuksesan secara duniawi dan jasmani. Kita sering mendengar orang Kristen yang tidak mengerti kebenaran menganggap bahwa penderitaan atau kegagalan adalah akibat dari dosa atau dari perbuatan yang tidak baik. Sebaliknya, jika seseorang diberi materi yang berlimpah, kekayaan dan kesuksesan, itu ditafsirkan sebagai berkat Tuhan. Di sini Tuhan Yesus mengajak orang-orang Yahudi untuk

Jelajah PB 240 (Lukas 13:1-5) Read More »

Scroll to Top