Paulus, Utusan Yesus Kristus (Jelajah PB 494)

Kisah Para Rasul 22:15-21

Paulus dipilih oleh Tuhan Yesus untuk menjadi saksi bagi semua orang tentang apa yang sudah dilihat dan didengarnya. Ketika Paulus sadar bahwa dia orang berdosa dan telah menganiaya banyak orang, maka dia bertobat dan memberi diri dibaptis. Paulus percaya dengan segenap hati bahwa Yesus adalah Tuhan. Memberi diri untuk dibaptis adalah kata-kata yang selalu dipakai di dalam Alkitab untuk menunjukkan bahwa pembaptisan itu bukan paksaan. Keputusan untuk dibaptis harus keluar dari diri sendiri, sebuah keputusan yang diambil. Bayi tidak akan mungkin memberi diri untuk dibaptis. Dosa disucikan tentunya bukan melalui baptisan, tetapi karena bertobat dan percaya Tuhan Yesus.

Sesudah Paulus kembali di Yerusalem dan ketika Paulus sedang berdoa di Bait Suci, rohnya diliputi oleh kuasa ilahi. pada saat itu Paulus melihat Yesus yang memberitahu bahwa Paulus harus segera pergi meninggalkan Yerusalem, karena orang-orang Yerusalem tidak akan menerima kesaksiannya tentang Yesus. Yesus menampakkan diri kepada Paulus. Karena itu Paulus mengatakan bahwa dia adalah rasul. Dia dipilih oleh Tuhan Yesus sendiri untuk diutus menjadi saksi dan pemberita Injil. Paulus bukan murid dari Petrus atau Yohanes, tetapi dia langsung dipilih oleh Tuhan Yesus. Paulus berbeda dengan Barnabas, berbeda dengan Silas, ataupun dengan Yakobus, saudara Tuhan Yesus itu.

Paulus diutus langsung oleh Tuhan Yesus. Karena itu dia mengatakan bahwa dirinya adalah rasul Yesus Kristus. Di dalam suratnya kepada beberapa jemaat, dia selalu membuka tulisannya dengan mengatakan bahwa dia adalah rasul Yesus Kristus. Karena itu, Paulus juga diberikan kuasa untuk melakukan mujizat. Bukan Barnabas atau Silas yang diberikan kuasa untuk melakukan mujizat. Di dalam 1 Korintus 15:8 dituliskan bahwa Paulus adalah orang yang terakhir melihat Yesus Kristus. Jika hari ini ada orang yang berkata bahwa dia melihat Tuhan Yesus, maka itu hal yang tidak mungkin. Jika kita percaya terhadap kesaksian Paulus, bahwa dia adalah orang yang paling terakhir melihat Yesus, maka kesaksian orang-orang hari ini yang berkata pernah melihat Yesus, pasti salah.

Jika ada orang-orang yang bersaksi bahwa hari ini mereka melihat Yesus, bisa dipastikan yang menampakkan diri itu bukan Yesus, tetapi oknum yang lain. Bisa dipastikan bahwa tidak ada lagi orang yang bisa melihat Yesus pada hari ini. Tuhan Yesus bisa dilihat kembali pada saat Dia menjemput umat-Nya di angkasa pada saat pengangkatan nanti.

Ketika Yesus mengutus Paulus, Paulus mengakui bahwa dialah yang pergi dari satu rumah ibadat ke rumah ibadat yang lain untuk memasukkan orang-orang yang sudah percaya kepada Yesus ke dalam penjara dan menyesah mereka. Ketika darah Stefanus ditumpahkan, Paulus mengakui bahwa dia menyetujui perbuatan itu serta menjaga pakaian mereka yang membunuh Stefanus. Paulus menjadi pemimpin serta penganggungjawab atas pembunuhan Stefanus itu. Tetapi Tuhan Yesus berkata kepada Paulus bahwa Ia mengutus Paulus. Kata “rasul” berarti utusan. Paulus diutus oleh Tuhan Yesus untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain. Berbeda dengan Barnabas, dia adalah utusan (rasul) jemaat Antiokhia. Tetapi Paulus adalah utusan (rasul) Yesus Kristus. Ketika Barnabas dan Paulus pergi bermisi, mereka berbeda status.

Views: 118

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top