Sulit Menerima Yesus (Jelajah PB 326)

Yohanes 6:25-42

Yesus menegor orang banyak itu karena Yesus tahu isi hati mereka. Mereka mencari Yesus bukan karena sudah paham bahwa Yesus adalah Mesias, tetapi karena keinginan daging mereka. Yesus memberitahu kepada mereka supaya mereka bekerja untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal. Yesus juga menjelaskan pekerjaan yang dikehendaki oleh Tuhan, yaitu supaya mereka percaya kepada Dia yang telah diutus oleh Tuhan.

Mereka masih bingung dengan penjelasan yang diberikan oleh Tuhan Yesus. Mereka meminta tanda supaya mereka bisa percaya kepada Yesus. Mereka membandingkan dengan nenek moyang mereka yang mendapatkan tanda, bisa memakan manna di padang gurun. Manna itu disebut juga roti dari sorga. Inilah kedegilan hati mereka, padahal baru saja Yesus memberikan tanda itu. Mereka baru saja makan dari lima roti dan dua ikan. Bahkan mereka sendiri terheran-heran melihat hal itu. Tetapi kemudian mereka tidak percaya lagi.

Memang orang-orang pada saat itu terombang ambing. Di satu saat mereka percaya bahwa Yesus adalah Mesias, tetapi sebentar kemudian mereka tidak percaya lagi. Mereka demikian karena mereka tahu dari mana Yesus berasal, yaitu dari kota Nazaret, kota yang terkenal cukup buruk pada waktu itu. Apalagi Kapernaum sangat dekat dengan kota Nazaret. Mereka dengan mudah bisa mengetahui latar belakang keluarga Yesus. Sangat tidak mudah orang-orang bisa percaya bahwa Yesus adalah Tuhan ketika mereka hanya menfokuskan pandangan pada hal-hal kemanusiaan Yesus saja. Tetapi ketika kita mengenal Yesus dengan sepenuhnya, maka akan sangat mudah bagi kita untuk percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Tanda-tandanya sudah banyak dijelaskan dan diceritakan di dalam Alkitab.

Yesus tahu tentang hal itu. Karena itu Yesus berkata bahwa sesungguhnya bukan Musa yang memberikan roti dari sorga itu, melainkan Bapa yang memberikan roti yang benar dari sorga. Roti yang dari Bapa adalah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia. Ketika mereka meminta roti tersebut, maka Yesus berkata bahwa Dialah roti hidup.

Hal itu juga terjadi pada saat ini. Banyak orang datang ke gereja bukan bertujuan untuk bersekutu dengan saudara seiman dan saling menguatkan, tetapi hanya ingin mendapatkan berkat. Seringkali berkat yang diinginkan adalah berkat jasmani, bukan berkat rohani.

Setiap orang yang melihat Yesus dan percaya kepada-Nya, maka dia akan beroleh hidup yang kekal. Jika kita mau berada di dalam Yesus Kristus, maka kita harus bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus. Pada saat itulah kita menjadi orang pilihan Tuhan.

Di ayat 42 dijelaskan mengapa mereka sulit untuk menerima Yesus sebagai Mesias atau Tuhan. Mereka mengenal Yesus sebagai manusia, anak Yusuf. Mereka mengenal Yusuf dan Maria. Karena itu mereka tidak mudah percaya jika Yesus mengatakan bahwa Dia turun dari sorga. Mereka saja yang bertemu dengan Tuhan Yesus sulit untuk percaya kepada Yesus, apalagi orang-orang zaman sekarang yang tidak bertemu langsung dengan Yesus. Mereka akan sangat sulit percaya bahwa Yesus adalah Mesias dan Tuhan.

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *