Jelajah PB 71 (Matius 23:13-22)

Terdapat beberapa kecaman Yesus yang mengatakan “celakalah kamu.” Semua itu diarahkan kepada orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Yang pertama mereka dikecam karena mereka munafik. Dengan kemunafikan mereka, mereka telah menutup pintu Sorga untuk orang lain. Ketika orang lain melihat tingkah laku mereka, orang lain tersebut tidak lagi ingin melihat hal-hal yang rohani. Mereka sendiri pun tidak akan masuk Sorga, karena mereka hanya memperhatikan perkara-perkara duniawi saja. Mereka hanya mau supaya dihormati orang. Mereka beribadah hanya supaya mendatangkan keuntungan bagi mereka. Kemunafikan mereka membuat banyak orang tidak mengenal kebenaran dengan baik. Karena itulah Tuhan Yesus sangat marah.

Seorang pemimpin yang munafik akan membuat banyak orang mencibir perilakunya. Hal itu menyebabkan banyak orang tidak mau mendengarkan pengajarannya. Saat ini juga demikian, jika ada pemimpin rohani yang munafik, akan menyebabkan banyak orang tidak mau datang kepada Tuhan karena kemunafikan mereka. Bukan hanya pemimpin, tetapi kita juga ketika berani menyebut diri kita sebagai orang Kristen dan berlaku munafik, hal itu juga akan membuat kita menutup Sorga bagi orang-orang yang ada di dekat kita. Mereka tidak akan lagi mau mendengar Injil atau kesaksian dari kita.

Celaka yang kedua disampaikan oleh Tuhan Yesus karena mereka sering mengelabuhi para janda. Kemungkinan para ahli Taurat dan orang Farisi menerima keuntungan dari pelayanan mereka terhadap janda-janda tersebut. Mereka juga mengelabuhi mata orang dengan doa yang panjang-panjang.

Celaka yang ketiga, disampaikan oleh Yesus karena mereka hanya mengajarkan ibadah simbolik tanpa menerangkan makna yang sebenarnya di balik ibadah simbolik tersebut. Hal tersebut menjadikan orang tidak mengerti apa-apa, tidak diselamatkan dan tidak bisa lahir baru. Jika seseorang rajin ke gereja, tetapi tidak dilahirkan kembali, orang tersebut bisa dua kali lebih jahat dari para ahli Taurat dan orang Farisi yang dikecam oleh Yesus. Kalau dulu mereka hanya sekedar orang jahat saja, tetapi sekarang bisa menjadi orang munafik yang makin jahat.

Celaka yang keempat, kecaman Tuhan Yesus semakin keras. Mereka disebut sebagai pemimpin-pemimpin buta. Saat ini banyak orang buta memimpin orang buta karena tidak mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Kita sering mendengar ada orang-orang yang bernubuat palsu, nubuat yang tidak akan pernah terjadi. Banyak hal yang tidak masuk akal yang diajarkan oleh orang-orang Farisi dan ahli Taurat, tentang sumpah maupun tentang persembahan. Mereka mengajar tidak dengan menggunakan akal sehat.

Hanya dengan firman Tuhan dan akal budi yang sehat, manusia dapat mengenal kebenaran firman Tuhan, tentunya dengan pertolongan Roh Kudus yang ada di dalam hati setiap orang percaya.

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *