Pentateuch

Domba Tanpa Cela  (Jelajah PL 258)

Keluaran 12:3-6 Upah dosa adalah maut. Setiap orang yang menjadi hamba dosa, ia harus mati. Hal ini sama seperti Tuhan yang telah mengumumkan di tanah Mesir, setiap anak sulung di tanah Mesir akan mati ketika Tuhan lewat. Di dalam Yehezkiel 18:4 dikatakan, “Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.” Seperti itulah keadaan orang Israel […]

Domba Tanpa Cela  (Jelajah PL 258) Read More »

Budak Dosa  (Jelajah PL 257)

Keluaran 12:1-2 Tuhan merancangkan tulah yang kesepuluh. Tuhan memberitahukan terlebih dulu tulah ini kepada Musa dan orang Israel. Di tulah kesepuluh ini akan terjadi kematian dahsyat. Setiap anak sulung di tanah Mesir akan mati, mulai dari anak sulung Firaun sampai anak sulung ternak. Berkaitan dengan tulah kesepuluh ini, Tuhan menyuruh orang Israel untuk membuat persiapan.

Budak Dosa  (Jelajah PL 257) Read More »

Orang Israel Mendapat Upah (Jelajah PL 256)

Keluaran 11:1-10 Tulah kesepuluh sedang dipersiapkan. Setelah tulah ini, maka Firaun akan menyerah. Tuhan memberitahukan bahwa tulah ini sangat dahsyat, karena berhubungan dengan nyawa manusia. Semua anak sulung akan mati, mulai dari anak sulung Firaun sampai anak sulung hewan. Ini adalah hukuman Tuhan yang dahsyat atas orang Mesir. Sebagaimana orang Mesir akan membunuh semua anak

Orang Israel Mendapat Upah (Jelajah PL 256) Read More »

Gelap Gulita (Jelajah PL 255)

Keluaran 10:21-29 Firaun kembali berkeras hati. Tuhan mengeraskan hati Firaun sebagai peneguhan keputusan Firaun sejak semula, untuk tidak mau tunduk kepada Tuhan. Tanpa peringatan, setelah tulah belalang selesai, melalui Musa Tuhan mendatangkan gelap gulita di tanah Mesir. Dalam hal ini Tuhan menyerang dewa utama yang dipercaya oleh orang Mesir yaitu dewa matahari. Dewa ini ternyata

Gelap Gulita (Jelajah PL 255) Read More »

Pertobatan Pura-pura (Jelajah PL 254)

Keluaran 10:12-20 Karena ketegaran hati Firaun, maka tulah kedelapan diturunkan. Musa mengulurkan tongkatnya ke atas tanah Mesir dan Tuhan mendatangkan angin timur melintasi negeri itu sepanjang hari dan malam. Di hari selanjutnya, terlihat bahwa angin timur itu telah membawa belalang. Belalang itu meliputi seluruh tanah Mesir dan hinggap di seluruh daerah Mesir. Jumlah belalang itu

Pertobatan Pura-pura (Jelajah PL 254) Read More »

Scroll to Top