Pentateuch

Bahtera Kandas di Pegunungan Ararat (Jelajah PL 36)

Kejadian 8:1-5 Air bah yang sudah disampaikan oleh Tuhan sebelumnya, benar-benar terjadi. Sebelumnya telah dibahas bahwa manusia dalam kondisi yang sangat jahat, karena dosa telah mencemari semua manusia yang ada di dunia. Manusia hanya mengerjakan kejahatan saja. Bahkan terjadi perkawinan silang, yang terjadi antara anak-anak perempuan manusia dengan malaikat cabul. Selama empat puluh hari empat […]

Bahtera Kandas di Pegunungan Ararat (Jelajah PL 36) Read More »

Pintu Ditutup Oleh Tuhan (Jelajah PL 35)

Kejadian 7:13-24 Turun hujan yang sangat deras, selama empat puluh hari empat puluh malam. Tentu peristiwa itu sangat mengerikan, karena itu adalah hujan pertama yang turun ke bumi. Bisa saja mereka bingung dengan keadaan yang sedang terjadi. Mungkin setelah air mulai menggenang, mereka mencoba untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Air semakin naik, sehingga orang-orang

Pintu Ditutup Oleh Tuhan (Jelajah PL 35) Read More »

Binatang Haram dan Halal (Jelajah PL 33)

Kejadian 7:2-4 Kebenaran tidak bisa dihitung secara jumlah, atau istilah sekarang sering disebut dengan demokrasi. Jika dihitung dengan cara demokrasi, Nuh akan kalah. Jumlah Nuh dan keluarga hanya hanya delapan orang, dibanding dengan jutaan atau bahkan milyaran orang pada waktu itu. Orang-orang yang ada di zaman Nuh sudah sangat banyak. Jika kita melihat kembali silsilah

Binatang Haram dan Halal (Jelajah PL 33) Read More »

Penentu Kebenaran (Jelajah PL 32)

Kejadian 7:1 Di pasal sebelumnya telah dijelaskan bahwa keadaan manusia sangat buruk dan rusak. Kejahatan manusia sangat besar di bumi. Semua kecenderungan hati manusia membuahkan jahat semata-mata. Kita tidak bisa membayangkan, seperti apa keadaan dan kekacauan yang terjadi pada zaman itu. Tuhan Yesus pernah menyatakan dalam Matius 24, bahwa sebagaimana kekacauan yang terjadi di zaman

Penentu Kebenaran (Jelajah PL 32) Read More »

Scroll to Top