Pentateuch

Niat Baik Dengan Cara Tidak Baik (Jelajah PL 112)

Kejadian 27:9-17 Pada waktu Ribka memberi perintah kepada Yakub, sebenarnya Yakub juga sudah berusia lanjut, berusia sekitar enam puluh tahun. Yakub bukan anak kecil, bahkan sudah tidak muda lagi. Pada umur tersebut, mereka masih dituntut untuk mendengarkan dan menaati perintah orang tua. Meskipun sudah dewasa dan tua, mereka tetap menghormati dan menghargai perintah orang tuanya. […]

Niat Baik Dengan Cara Tidak Baik (Jelajah PL 112) Read More »

Campur Tangan Tuhan (Jelajah PL 111)

Kejadian 27:5-8 Sebagai orang percaya, kita bisa keluar dari rasa takut akan kematian. Memang semua orang akan takut dengan kematian, karena kematian adalah upah dosa, yaitu maut. Tetapi orang percaya telah dihiburkan dengan pengharapan dari Tuhan. Pengharapan itu adalah janji keselamatan yang sudah diberikan oleh Tuhan Yesus kepada kita. Yesus Kristus telah mati bagi kita,

Campur Tangan Tuhan (Jelajah PL 111) Read More »

Hari Kematian (Jelajah PL 110)

Kejadian 27:1-4 Di pasal ini, kembali mengisahkan Ishak dengan kedua anak laki-lakinya. Ishak sudah sampai pada tahap menjadi orang yang sudah tua. Usia Ishak sudah seratus tahun lebih. Ishak memiliki anak di usia enam puluh tahun. Di pasal sebelumnya dikatakan bahwa Esau sudah memiliki istri pada saat berusia empat puluh tahun. Kesehatan Ishak sudah menurun

Hari Kematian (Jelajah PL 110) Read More »

Jika Tuhan Memberkati (Jelajah PL 109)

Kejadian 26:12-35 Ishak menabur di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat, karena memang Tuhan memberkati. Abraham tidak pernah menabur, karena memang tidak memiliki tanah di tempat itu. Bahkan pada saat akan menguburkan istrinya, Abraham harus membeli seharga empat ratus syikal perak. Ishak sepertinya membeli atau menyewa tanah di

Jika Tuhan Memberkati (Jelajah PL 109) Read More »

Moralitas Kekristenan (Jelajah PL 108)

Kejadian 26:8-11 Ishak berbohong dengan mengatakan bahwa istrinya disebut sebagai saudaranya. Memang mereka masih ada hubungan saudara, tetapi tetap saja itu kebohongan, karena status yang sesungguhnya adalah suami istri. Di dalam kisah ini, Ishak tidak sedang bersama-sama dengan Yakub dan Esau. Kemungkinan besar, Yakub dan Esau ditinggalkan di tanah Negeb, sementara Ishak dan Ribka pergi

Moralitas Kekristenan (Jelajah PL 108) Read More »

Scroll to Top