Pentateuch

Mimpi (Jelajah PL 156)

Kejadian 37:6-11 Selain memiliki moralitas yang baik, Yusuf juga suka berterus terang. Ketika dia bermimpi, dia segera menceritakan semua hal itu kepada orangtua dan saudara-saudaranya. Mimpi Yusuf bukanlah mimpi yang biasa. Dia bermimpi dua kali dan memiliki pesan yang hampir sama. Mimpi itu juga tergenapi seluruhnya, ketika Yusuf sudah menjadi orang berkuasa di Mesir. Melalui […]

Mimpi (Jelajah PL 156) Read More »

Kebencian (Jelajah PL 155)

Kejadian 37:2-5 Dari satu sisi memang Yakub salah, karena mengasihi Yusuf lebih dari anaknya yang lain. Tetapi di sisi lain, ini menjadi gambaran Yesus Kristus yang menjadi Anak yang sangat dikasihi oleh Bapa-Nya. Dua kali suara Bapa di Surga menyerukan tentang kasih-Nya kepada Anak-Nya yang tunggal, yaitu pada saat setelah Tuhan Yesus dibaptis dan pada

Kebencian (Jelajah PL 155) Read More »

Janji Hidup Kekal (Jelajah PL 154)

Kejadian 37:1 Mengingatkan kembali kepada kita bahwa di dalam kitab Kejadian ini menceritakan tentang empat kisah yang besar serta empat tokoh yang besar. Empat kisah yang besar itu adalah penciptaan, kejatuhan manusia ke dalam dosa, air bah dan menara Babel. Sedangkan empat tokoh yang besar adalah Abraham, Ishak, Yakub dan Yusuf. Kisah Yakub sudah selesai,

Janji Hidup Kekal (Jelajah PL 154) Read More »

Mencari Pasangan Yang Seimbang (Jelajah PL 153)

Kejadian 36:20-43 Keturunan Esau menjadi beberapa bangsa. Ketika Esau tidak mau mengenal Tuhan, maka keturunannya yang banyak itu pun tidak mengenal Tuhan. Orang-orang yang tidak mengenal Tuhan akan memiliki moralitas yang rendah. Selain itu, mereka hidup di tengah-tengah orang Seir. Alkitab menjelaskan juga mengenai keturunan dari Seir, karena mereka akan saling berasimilasi dengan keturunan Esau.

Mencari Pasangan Yang Seimbang (Jelajah PL 153) Read More »

Pengajaran dan Teladan (Jelajah PL 152)

Kejadian 36:7-19 Karena moral yang rendah, maka Esau berlaku cabul. Memang Esau sudah memiliki tiga istri. Tetapi di dalam Ibrani 12:16 dicatat bahwa ia berlaku cabul. Bisa saja Esau melakukan percabulan dengan orang-orang di sekitarnya. Orang yang hidup dan tinggal di dalam keluarga baik, ternyata bisa hidup dalam keterpurukan. Ishak dan Ribka pasti memperhatikan kehidupan

Pengajaran dan Teladan (Jelajah PL 152) Read More »

Scroll to Top