02 Keluaran

Mengingat Pengorbanan Kristus (Jelajah PL 269)

Keluaran 13:3 Tuhan memberi perintah kepada orang Israel supaya tetap memperingati Paskah setiap tahun, di manapun mereka berada. Ketika nanti mereka sampai di negeri Kanaan dan telah menakhlukkan banyak bangsa, mereka tetap harus memperingati Paskah itu. Tuhan ingin supaya bangsa Israel tetap mengingat saat-saat Tuhan menyelamatkan mereka. Tuhan ingin supaya bangsa Israel mengingat bahwa mereka […]

Mengingat Pengorbanan Kristus (Jelajah PL 269) Read More »

Anak Yang Dikhususkan (Jelajah PL 268)

Keluaran 13:1-2 Setelah terjadinya tulah kesepuluh, yaitu ketika semua anak sulung di Mesir mati, Tuhan meminta supaya semua anak sulung orang Israel dikuduskan. Anak sulung orang Israel ini telah diselamatkan oleh Tuhan, karena mereka telah menggantikannya dengan korban anak domba. Semua anak sulung Israel adalah kepunyaan Tuhan. Bahkan semua yang ada pada mereka, baik anak

Anak Yang Dikhususkan (Jelajah PL 268) Read More »

Simbol Penyelamatan (Jelajah PL 267)

Keluaran 12:43-51 Selanjutnya Tuhan menetapkan berbagai aturan mengenai Paskah. Tuhan melarang orang asing ikut makan Paskah. Orang-orang asing ini adalah orang bukan Israel. Mereka tidak pernah mengalami hal-hal yang pernah dialami oleh orang Israel. Karena itu, mereka tidak memiliki hubungan pengalaman dengan makan Paskah. Orang yang hanya ikut-ikutan saja, tidak diperbolehkan oleh Tuhan. Pada saat

Simbol Penyelamatan (Jelajah PL 267) Read More »

Empat Ratus Tiga Puluh Tahun (Jelajah PL 266)

Keluaran 12:39-42 Ketika bangsa Israel menolak Yesus Kristus sebagai Mesias dan Juruselamat, maka Injil dan keselamatan ditawarkan kepada bangsa lain. Jika bangsa Israel menerima Yesus Kristus, maka keselamatan itu pasti akan semakin tersebar ke banyak bangsa. Dari kekurangan Israel saja banyak bangsa diselamatkan, apalagi jika tidak ada kekurangan di bangsa Israel, pasti hasilnya akan lebih

Empat Ratus Tiga Puluh Tahun (Jelajah PL 266) Read More »

Bangsa Lain Diselamatkan (Jelajah PL 265)

Keluaran 12:34-38 Firaun telah terlambat menyadari kehendak Tuhan. Tuhan sudah memberitahukan berkali-kali, tetapi Firaun tidak mau tahu. Akhirnya ia mengalami kerugian yang sangat besar. Setelah tulah kesepuluh terjadi, maka Firaun membiarkan orang Israel pergi dari tanah Mesir. Orang Israel mengangkat adonanya sebelum diragi. Mereka memang sedang mempersiapkan hari raya roti tidak beragi, karena sesudah Paskah,

Bangsa Lain Diselamatkan (Jelajah PL 265) Read More »

Scroll to Top