02 Keluaran

Mengelola Keinginan (Jelajah PL 304)

Keluaran 20:15-17 Hukum kedelapan: Jangan mencuri. Mencuri artinya mengambil sesuatu yang bukan milik sendiri. Langit, bumi dan segala isinya adalah milik Tuhan. Ketika kita mencuri, sebenarnya kita tidak hanya bersalah kepada orang yang dicuri barangnya, tetapi kita juga bersalah kepada Tuhan. Sikap tidak terpuji muncul ketika manusia mencuri, karena ia sedang tidak puas dengan semua […]

Mengelola Keinginan (Jelajah PL 304) Read More »

Mencemarkan Tubuh (Jelajah PL 303)

Keluaran 20:14 Hukum ketujuh: Jangan berzinah. Di dalam bahasa aslinya, hukum ini disampaikan kepada laki-laki atau perempuan yang sudah menikah, tetapi mereka tidak setia dengan pasangannya. Selain itu, hukum ini juga diberlakukan bagi orang-orang yang belum menikah, tetapi mereka telah melakukan hubungan suami istri. Semua itu dilarang oleh Tuhan. Ketika Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan,

Mencemarkan Tubuh (Jelajah PL 303) Read More »

Polisi, Tentara, Hakim (Jelajah PL 302)

Keluaran 20:13 Di awal, Tuhan menciptakan dunia dan semua isinya ini tanpa kematian. Tetapi, setelah manusia jatuh ke dalam dosa, maka kita hidup di dunia yang penuh dengan kematian. Tuhan memperbolehkan manusia untuk membunuh binatang, pertama-tama dilakukan untuk korban, sebagai ibadah simbolik kepada Tuhan. Setelah itu Tuhan memperbolehkan manusia membunuh binatang, untuk makanan. Yang tidak

Polisi, Tentara, Hakim (Jelajah PL 302) Read More »

Hukuman Mati (Jelajah PL 301)

Keluaran 20:13 Hukum keenam: jangan membunuh. Jika melihat dari bahasa aslinya, lebih mengarah pada pembunuhan. Dari hukum ini kita bisa melihat bahwa hidup manusia berharga di mata Tuhan. Kita tidak memiliki hak untuk menghilangkan nyawa orang lain. Hal ini sudah dijelaskan di dalam Kejadian 9:5-6 yang mengatakan, “Tetapi mengenai darah kamu, yakni nyawa kamu, Aku

Hukuman Mati (Jelajah PL 301) Read More »

Kewajiban Anak (Jelajah PL 300)

Keluaran 20:12 Seorang anak yang bersikap hormat dan taat kepada orangtuanya, akan cenderung memiliki sikap yang sama terhadap otoritas yang lain. Orang yang tidak mau hormat kepada orangtuanya, tidak akan tunduk pada otoritas yang lain. Otoritas yang lain, yaitu: guru di sekolah, pemimpin di tempat kerja, gembala jemaat di gereja, pemimpin masyarakat di kehidupan sosial.

Kewajiban Anak (Jelajah PL 300) Read More »

Scroll to Top