Jelajah PL

Misteri Istri Kain (Jelajah PL 22)

Kejadian 4:13-26 Kain tidak mau menerima hukuman dari Tuhan. Ia mengatakan bahwa hukuman yang diberikan oleh Tuhan kepadanya itu terlalu berat. Dia juga sangat ketakutan, jika ada orang yang datang dan membunuh dia. Kita bisa belajar dari sini bahwa ketika manusia melakukan kejahatan, seringkali tidak berpikir tentang efek dan dampaknya. Setelah melakukan kejahatan, mereka mulai […]

Misteri Istri Kain (Jelajah PL 22) Read More »

Kain Mendapat Kutuk (Jelajah PL 21)

Kejadian 4:8-12 Sebagai orang percaya, kita perlu terus diingatkan mengenai bahaya dosa. Dosa selalu ada di dekat kita dan masuk ke dalam kehidupan kita. Di dalam Yakobus 1:12-15 dijelaskan bahwa dosa akan membawa manusia kepada maut. Dosa bukan sesuatu yang bisa dibuat main-main. Dosa berakibat sangat fatal, yaitu kematian kekal. Dosa tidak bisa dianggap sebagai

Kain Mendapat Kutuk (Jelajah PL 21) Read More »

Kunci Hidup Bahagia (Jelajah PL 20)

Kejadian 4:5-7 Ketika korban yang diberikan oleh Kain tidak diterima oleh Tuhan, maka hatinya menjadi sangat panas dan mukanya muram. Orang yang berada di jalan yang salah, seringkali merasa tidak puas dengan orang yang berada di jalan yang benar. Tuhan tidak mau menerima persembahan Kain, karena Kain tidak mau menuruti petunjuk Tuhan. Itu murni keputusan

Kunci Hidup Bahagia (Jelajah PL 20) Read More »

Berkorban Dengan Cara Tuhan (Jelajah PL 19)

Kejadian 4:4 Sepanjang kitab Kejadian, tidak disebutkan bahwa manusia bisa mempersembahkan hasil pertanian. Baru nanti, ketika sudah mulai keluar hukum Taurat, ada persembahan yang bisa diberikan dari hasil pertanian. Tetapi khusus persembahan yang menggambarkan keselamatan, mengingat akan Juruselamat yang akan datang, sudah ditentukan bahwa korban persembahan itu harus dalam bentuk penyembelihan binatang. Persembahan Habel bersifat

Berkorban Dengan Cara Tuhan (Jelajah PL 19) Read More »

Korban Persembahan (Jelajah PL 18)

Kejadian 4:3-4 Di dalam Matius 23:35, Habel disebut sebagai orang benar. Sedangkan di dalam Lukas 11:50, Habel disebut sebagai nabi. Jika dia disebut sebagai orang benar, maka Habel adalah orang yang percaya kepada Tuhan. Jika dia disebut nabi, maka pewahyuan Tuhan sudah berlangsung. Orang benar adalah orang yang percaya pada wahyu yang diberikan oleh Tuhan.

Korban Persembahan (Jelajah PL 18) Read More »

Scroll to Top