Jelajah PL

Tuhan Itu Kudus (Jelajah PL 225)

Keluaran 3:3-7 Malaikat Tuhan menampakkan diri dalam semak duri yang terbakar. Hal ini memang aneh, tetapi nyata. Ketika melihat hal itu, Musa juga terheran-heran. Karena itu Musa memutuskan untuk melihat penglihatan yang hebat itu. Ini benar-benar mujizat dan bukan fatamorgana. Musa sudah berada di daerah itu selama empat puluh tahun. Dia akan bisa dengan mudah […]

Tuhan Itu Kudus (Jelajah PL 225) Read More »

Malaikat Tuhan (Jelajah PL 224)

Keluaran 2:23-3:2 Lama sesudah Musa lari dari raja Mesir, akhirnya raja itu mati. Ketika raja Mesir itu mati, tidak berarti bahwa orang Israel bisa segera keluar dari perbudakan. Raja yang baru sepertinya lebih kejam daripada raja sebelumnya. Bahkan orang Israel sampai berteriak minta tolong kepada Tuhan, karena perbudakan yang sedang mereka alami. Ketika Tuhan mendengar

Malaikat Tuhan (Jelajah PL 224) Read More »

Bertemu di Dekat Sumur (Jelajah PL 223)

Keluaran 2:16-22 Musa tahu bahwa Firaun berusaha untuk membunuh Musa, karena itu Musa memutuskan untuk melarikan diri dari hadapan Firaun. Hal ini mungkin dianggap bertentangan dengan Ibrani 11:27, yang mengatakan, “Karena iman maka ia (Musa) telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.” Perlu

Bertemu di Dekat Sumur (Jelajah PL 223) Read More »

Musa Melarikan Diri (Jelajah PL 222)

Keluaran 2:11-15 Musa hidup dan bertumbuh sebagai anak dari puteri raja. Tentu ia bisa menikmati segala sesuatu yang ada di istana, baik perhatian, makanan maupun pendidikan. Musa belajar segala hikmat dan pengetahuan orang Mesir. Tetapi di dalam hati Musa, dia tetap menganggap diri sebagai orang Ibrani. Tentu hal ini  berkat pendidikan dan pengajaran yang sudah

Musa Melarikan Diri (Jelajah PL 222) Read More »

Campur Tangan Tuhan (Jelajah PL 221)

Keluaran 2:5-10 Dalam banyak hal, Tuhan ikut campur tangan dalam keputusan kita. Ketika kita mengambil keputusan sesuai dengan kehendak Tuhan, maka Tuhan akan ambil bagian di dalamnya. Ketika keluarga Musa memutuskan untuk mengapungkan bayi Musa di sungai Nil, Tuhan ikut campur di dalamnya. Bukan kebetulan jika pada saat itu puteri Firaun mandi di sungai Nil

Campur Tangan Tuhan (Jelajah PL 221) Read More »

Scroll to Top