Jelajah PB

Bukti Sebagai Milik Kristus (Jelajah PB 694)

2 Korintus 10:5-9 Meskipun sudah banyak jemaat Korintus yang bertobat karena surat Paulus yang pertama, tetapi masih ada saja orang-orang yang menentang Paulus. Paulus mengatakan bahwa ia mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Tuhan. Cara merubuhkan atau mematahkan siasat itu adalah dengan memberitakan dan […]

Bukti Sebagai Milik Kristus (Jelajah PB 694) Read More »

Makhluk Rohani (Jelajah PB 693)

2 Korintus 10:1-4 Sepertinya, ketika jemaat Korintus menerima surat Paulus yang pertama, tidak semua dari antara mereka menerima teguran Paulus tersebut. Masih ada orang-orang yang tidak terima dengan teguran keras yang ditulis oleh Paulus. Paulus pernah menjadi orang yang sangat galak dan tidak tanggung-tanggung untuk menyiksa atau membunuh orang lain. Tetapi, setelah dia bertobat, dia

Makhluk Rohani (Jelajah PB 693) Read More »

Syukur Tak Terkatakan (Jelajah PB 692)

2 Korintus 9:10-15 Tuhan telah menyediakan benih bagi penabur. Sampai hari ini, tidak ada orang yang bisa membuat benih sintetis. Yang ada mungkin hanya benih hasil rekayasa genetika. Benih itu tetap datangnya dari Tuhan. Roti datang dari hasil tanaman, menjadi makanan bagi sebagian manusia di dunia ini. Tuhan juga yang akan menyediakan benih bagi kita

Syukur Tak Terkatakan (Jelajah PB 692) Read More »

Kekuatan Memberi (Jelajah PB 691)

2 Korintus 9:8-9 Dalam kekristenan perlu ada estafet pengorbanan, supaya Injil bisa diberitakan ke banyak tempat dan ke setiap generasi. Harapannya supaya semakin banyak orang yang mendengar Injil dan pada akhirnya hidup dalam kekristenan. Diharapkan kekristenan semakin maju dan meningkat, bukan justru semakin turun. Dalam hal ini perlu kesadaran dari setiap orang Kristen, bahwa mereka

Kekuatan Memberi (Jelajah PB 691) Read More »

Sukacita dan Rela Hati (Jelajah PB 690)

2 Korintus 9:6-8 Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga. Orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Dalam kemurahan hati, hukum tabur tuai akan berlaku. Di dalam Mazmur 37:25-26 dikatakan, “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh

Sukacita dan Rela Hati (Jelajah PB 690) Read More »

Scroll to Top