Jelajah PB

Menjadi Saksi Hidup (Jelajah PB 979)

1 Petrus 3:7-12 Suami di dalam Tuhan seharusnya hidup bijaksana dengan istri. Suami jangan sampai berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan istrinya. Jangan mentang-mentang karena istri dalam posisi lemah, sehingga suami bisa bertindak seenaknya. Suami harus mengasihi istri. Istri juga harus dihormati sebagai teman pewaris kasih karunia dari Tuhan. Istri adalah teman sepelayanan, karena ia juga […]

Menjadi Saksi Hidup (Jelajah PB 979) Read More »

Tunduk Kepada Suami (Jelajah PB 978)

1 Petrus 3:1-6 Petrus berbicara kepada para istri supaya tunduk kepada suaminya. Petrus sendiri memiliki istri. Dia tercatat memiliki mertua yang pernah sakit dan disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Firman yang disampaikan ini selaras dengan Efesus 5:22. Bukan berarti bahwa Tuhan sedang membedakan pihak perempuan, tetapi sebenarnya Tuhan sangat mengasihi para perempuan. Karena itu Tuhan memberi

Tunduk Kepada Suami (Jelajah PB 978) Read More »

Memiutangi Tuhan (Jelajah PB 977)

1 Petrus 2:18-25 Pada waktu itu, jika ada orang Kristen berposisi sebagai hamba atau budak, mereka harus tunduk kepada tuannya dengan penuh ketakutan. Bahkan harus tunduk kepada tuan yang bengis sekalipun. Memang hal ini tidak berlaku untuk saat ini, karena tidak ada lagi perbudakan. Saat ini, jika kita menjadi seorang karyawan, kita tidak perlu melakukan

Memiutangi Tuhan (Jelajah PB 977) Read More »

Hormat Kepada Pemerintah (Jelajah PB 976)

1 Petrus 2:11-17 Sebagai pendatang dan perantau, penerima surat Petrus ini diperingatkan supaya menjauhkan diri dari keinginan daging yang berjuang melawan jiwa. Kita tidak boleh berpikir bahwa setelah menjadi Kristen, kita menjadi kuat akan tarikan-tarikan kedagingan. Justru tarikan kedagingan itu semakin kuat. Akan ada pertentangan atau peperangan rohani di dalam diri kita, yaitu tarik menarik

Hormat Kepada Pemerintah (Jelajah PB 976) Read More »

Imamat Yang Rajani (Jelajah PB 975)

1 Petrus 2:8-10 Iblis telah menghasut banyak orang untuk tidak menyukai Yesus Kristus. Iblis memakai segala cara dengan tipu muslihat, untuk mempengaruhi manusia, sehingga membenci Yesus. Orang-orang tersandung pada Yesus Kristus, karena mereka tidak taat kepada firman Tuhan. Orang yang tidak taat kepada firman ini akan menutup pikiran serta hati nuraninya, sehingga yang ada di

Imamat Yang Rajani (Jelajah PB 975) Read More »

Scroll to Top