Jelajah PB

Jelajah PB 85 (Matius 27:11-31)

Yesus Kristus dihadapkan kepada Pilatus, sebagai wakil dari pemerintah Romawi. Wali negeri itu langsung bertanya kepada Yesus tentang raja orang Yahudi. Yesus menjawab dengan jawaban yang sama yang diberikan kepada Imam Besar. Imam-imam kepala dan tua-tua orang Yahudi juga menghadap Pilatus dan melontarkan banyak tuduhan untuk membenarkan tuntutan mereka bahwa Yesus harus dijatuhi hukuman mati. […]

Jelajah PB 85 (Matius 27:11-31) Read More »

Jelajah PB 84 (Matius 27:1-10)

Setelah Tuhan Yesus diperhadapkan dengan Imam Besar, sebagai wakil dari seluruh bangsa Yahudi, Imam Besar memberikan hukuman mati kepada Yesus. Ini adalah hukuman yang bersifat agamawi. Pada saat itu bangsa Yahudi sedang dalam posisi dijajah oleh bangsa Romawi. Mereka tidak boleh melaksanakan hukuman mati tanpa seizin dari wakil pemerintahan Romawi yang sedang menjajah mereka. Karena

Jelajah PB 84 (Matius 27:1-10) Read More »

Jelajah PB 83 (Matius 26:51-75)

Di saat-saat terakhirpun Yesus masih melakukan mujizat. Di bagian Injil lain Yesus sempat menyambung telinga hamba Imam Besar yang putus karena salah satu murid Yesus. Tuhan Yesus menyuruh murid itu untuk memasukkan pedang itu kembali ke sarungnya. Yesus ingin menegaskan bahwa misinya untuk dunia tidak boleh menggunakan kekerasan. Tuhan Yesus tidak pernah menggunakan prinsip menghalalkan

Jelajah PB 83 (Matius 26:51-75) Read More »

Jelajah PB 82 (Matius 26:26-50)

Ini adalah penetapan Perjamuan Tuhan. Pada waktu itu dilakukan malam hari, sehingga disebut sebagai perjamuan malam. Saat ini gereja-gereja sering melakukannya di pagi hari, jadi tidak tepat juga jika disebut sebagai perjamuan malam. Di dalam 1 Korintus 10:21 perjamuan tersebut dinamakan Perjamuan Tuhan. Di dalam 1 Korintus 11:20, Paulus mengulangi nama perjamuan tersebut disebut sebagai

Jelajah PB 82 (Matius 26:26-50) Read More »

Jelajah PB 81 (Matius 26:14-25)

Yudas Iskariot berencana untuk mengkhianati Gurunya. Di satu sisi, ada perempuan yang percaya sungguh-sungguh dengan Yesus, yang kemudian mengurapi-Nya. Di sisi lain, ada seorang murid yang mengkhianati-Nya. Yudas pergi kepada para imam kepala untuk menjual Yesus. Mungkin Yudas melihat bahwa para imam sedang berusaha untuk menangkap Yesus, tetapi tidak ada kesempatan. Karena itulah Yudas memanfaatkan

Jelajah PB 81 (Matius 26:14-25) Read More »

Scroll to Top