Jelajah PB

Jelajah PB 235 (Lukas 12:1-12)

Tuhan Yesus memberikan pengajaran kepada para murid bahwa apa yang tertutup akan dinyatakan secara terbuka. Yesus juga berpesan kepada para murid untuk mewaspadai ragi orang Farisi. Di beberapa pengajaran Tuhan Yesus, ragi biasanya diumpamakan sebagai sesuatu yang negatif. Ragi biasanya membuat tepung gandum menjadi khamir. Ragi orang Farisi adalah pengaruh negatif dari orang Farisi. Pengaruh-pengaruh […]

Jelajah PB 235 (Lukas 12:1-12) Read More »

Jelajah PB 234 (Lukas 11:42-54)

Pada saat itulah Tuhan Yesus menegor orang-orang Farisi dengan sangat keras. Orang-orang Farisi sangat menekankan supaya orang-orang Yahudi membayar persepuluhan, karena persepuluhan itu masuk ke mereka, menjadi mata pencaharian mereka. Bahkan mereka menuntut supaya orang Yahudi memberikan persepuluhan dari hal-hal kecil juga. Yang disebutkan di sana termasuk persepuluhan bumbu-bumbu dapur. Memang memberi persepuluhan itu keharusan,

Jelajah PB 234 (Lukas 11:42-54) Read More »

Jelajah PB 233 (Lukas 11:37-41)

Setelah selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Tuhan Yesus untuk makan dirumahnya. Sepertinya ada juga orang Farisi yang senang mendengar pengajaran Tuhan Yesus dan mengundang Yesus. Yesus masuk ke rumah orang Farisi tersebut dan langsung duduk dan makan. Orang Farisi itu heran karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan. Sepertinya tradisi cuci tangan sebelum makan ini

Jelajah PB 233 (Lukas 11:37-41) Read More »

Jelajah PB 232 (Lukas 11:33-36)

Orang Kristen diumpamakan sebagai pelita yang menyala. Hanya kita yang tahu pada saat ini, apakah kita menyala dan diletakkan di kolong rumah, di bawah gantang atau di atas kaki dian. Perilaku kita yang baik setelah menjadi orang percaya seharusnya membawa dampak atau pengaruh yang baik bagi lingkungan yang ada di sekitar kita, kepada orang-orang yang

Jelajah PB 232 (Lukas 11:33-36) Read More »

Jelajah PB 231 (Lukas 11:27-32)

Jika seseorang menerima kebenaran, maka Roh Tuhan akan ada padanya. Roh itu lebih besar dan lebih berkuasa atas roh-roh lain yang ada di dunia ini. Mungkin kita pernah merasakan ada rumah atau tempat yang angker, yang bisa membuat orang lain ketakutan. Orang yang sudah percaya kepada Yesus tidak perlu ketakutan untuk menempati rumah itu. Tidak

Jelajah PB 231 (Lukas 11:27-32) Read More »

Scroll to Top