Injil

Jelajah PB 194 (Lukas 6:1-11)

Peristiwa yang terjadi pada pembacaan hari ini adalah mengenai hari Sabat. Pernyataan yang penting ada di ayat 5, yaitu “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” Memang sulit untuk memahami tentang hal ini jika kita tidak mengetahui perbedaan antara Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru. Hari Sabat sebenarnya adalah hari di mana Tuhan beristirahat setelah menciptakan […]

Jelajah PB 194 (Lukas 6:1-11) Read More »

Jelajah PB 193 (Lukas 5:33-39)

Orang-orang Farisi berkata kepada Yesus bahwa murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga dengan murid-murid orang Farisi. Kemudian mereka membandingkan dengan murid-murid Yesus yang sepertinya tidak pernah berpuasa. Murid-murid Tuhan Yesus selalu makan dan minum. Di sini kita melihat ada perselisihan atau perbedaan konsep soal berpuasa. Tuhan Yesus dan para murid sedang memperkenalkan era

Jelajah PB 193 (Lukas 5:33-39) Read More »

Jelajah PB 192 (Lukas 5:17-32)

Kemudian ada peristiwa yang menceritakan ada sejumlah orang menangkat temannya yang lumpuh untuk datang kepada Tuhan Yesus agar bisa disembuhkan oleh Dia. Mereka tidak bisa masuk ke rumah itu karena kondisi yang penuh sesak. Akhirnya mereka naik ke atas atap rumah dan membongkar atap itu dan menurunkan orang yang lumpuh itu melalui atap. Mereka begitu

Jelajah PB 192 (Lukas 5:17-32) Read More »

Jelajah PB 191 (Lukas 5:12-16)

Kali ini kita akan merenungkan kisah Tuhan Yesus menyembuhkan orang yang sedang sakit kusta. Orang yang sakit kusta itu datang kepada Yesus dan tersungkur untuk meminta kesembuhan dari Tuhan Yesus. Dari apa yang dilakukan oleh orang kusta itu, memperlihatkan bahwa dia sangat percaya kepada Yesus Kristus. Dia mengatakan bahwa jika Tuhan Yesus mau, maka Tuhan

Jelajah PB 191 (Lukas 5:12-16) Read More »

Jelajah PB 190 (Lukas 5:8-11)

Simon Petrus berlutut di hadapan Tuhan dan meminta supaya Yesus pergi dari padanya. Simon Petrus menyadari bahwa dirinya berdosa sedangkan Yesus maha suci. Menyadari tentang hal itu, Simon Petrus takut kepada Tuhan, dia merasa tidak layak di hadapan Tuhan Yesus. Sebenarnya Simon Petrus sendiri tidak sungguh-sungguh ingin berpisah dengan Tuhan Yesus, tetapi dia merasa layak

Jelajah PB 190 (Lukas 5:8-11) Read More »

Scroll to Top