Injil

Jelajah PB 239 (Lukas 12:49-59)

Yesus datang untuk melemparkan api ke bumi. Tuhan Yesus datang membawa pertentangan. Artinya, Tuhan Yesus datang membawa kebenaran tetapi ternyata tidak semua orang mau menerima kebenaran itu. Ketika sebagian orang menerima kebenaran, sedangkan sebagian lain tidak mau terima kebenaran, maka akan terjadi pertentangan. Pada saat terjadi pertentangan, selalu saja orang yang tidak mau menerima kebenaran […]

Jelajah PB 239 (Lukas 12:49-59) Read More »

Jelajah PB 238 (Lukas 12:35-48)

Yesus sedang mengantisipasi masa penganiayaan besar selama tujuh tahun. Tuhan Yesus mau supaya para murid, jikalau masa kesusahan itu tiba, mereka sungguh-sungguh sudah siap untuk menghadapi semua itu. Tuhan mengajarkan mereka untuk memiliki sikap dan perilaku untuk berhati-hati atau waspada. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan juga patut untuk berwaspada sepanjang masa. Pinggang tetap terikat

Jelajah PB 238 (Lukas 12:35-48) Read More »

Jelajah PB 237 (Lukas 12:22-34)

Tuhan Yesus mengajarkan supaya kita sebagai orang percaya tidak perlu terlalu kuatir. Tuhan sudah mengatur siklus alam semesta. Burung-burung bisa makan dari tumbuhan yang diciptakan oleh Tuhan. Mereka tidak perlu menabur karena semuanya dicukupi oleh Tuhan. Bunga bakung pun tidak perlu memintal dan menenun tetapi indah melebihi pakaian Salomo. Jika Tuhan memelihara burung-burung itu serta

Jelajah PB 237 (Lukas 12:22-34) Read More »

Jelajah PB 236 (Lukas 12:13-21)

Pada saat sedang mengajar, ada seseorang yang berkata kepada Yesus supaya Yesus membantu dia mengatakan kepada saudaranya supaya mau berbagi warisan. Kita bisa melihat bahwa Tuhan Yesus tidak mau mengurus hal-hal yang bersifat duniawi dan materi. Tuhan Yesus datang bukan untuk hal tersebut. Karena itulah Tuhan memberikan perumpamaan mengenai orang kaya. Perumpamaan itu sangat tajam

Jelajah PB 236 (Lukas 12:13-21) Read More »

Jelajah PB 235 (Lukas 12:1-12)

Tuhan Yesus memberikan pengajaran kepada para murid bahwa apa yang tertutup akan dinyatakan secara terbuka. Yesus juga berpesan kepada para murid untuk mewaspadai ragi orang Farisi. Di beberapa pengajaran Tuhan Yesus, ragi biasanya diumpamakan sebagai sesuatu yang negatif. Ragi biasanya membuat tepung gandum menjadi khamir. Ragi orang Farisi adalah pengaruh negatif dari orang Farisi. Pengaruh-pengaruh

Jelajah PB 235 (Lukas 12:1-12) Read More »

Scroll to Top