Jenis Persembahan Persepuluhan (Jelajah PL 710)

Ulangan 26:12-15

Masih berkaitan dengan persembahan, ada satu jenis persembahan persepuluhan. Pada saat ini, ada orang-orang Kristen yang anti dengan persepuluhan dengan dasar bahwa di dalam Perjanjian Baru tidak ada pengajaran tentang persembahan persepuluhan. Kita tidak tahu motivasi dari orang-orang yang tidak setuju dengan persepuluhan pada masa sekarang. Seolah-olah mereka tidak mau orang Kristen memberi persembahan kepada Tuhan dengan porsi yang lebih banyak.

Kitab Suci sendiri memberitahu kepada kita bahwa lebih baik memberi daripada menerima. Orang yang memberi persembahan kepada Tuhan dengan motivasi yang benar, ia pasti akan diberkati oleh Tuhan. Memang kita seharusnya tidak mengharapkan berkat itu karena kita sudah memberi persembahan. Berkat Tuhan akan diberikan dalam waktu Tuhan dan dengan cara Tuhan. Berkat itu bisa berupa berkat jasmani maupun rohani.

Sebenarnya di dalam Perjanjian Baru, tidak ada satu pun pernyataan yang berusaha untuk menghilangkan persembahan persepuluhan. Persembahan ini juga bukan hasil dari hukum Taurat, karena sebelum hukum Taurat ada, Abraham dan Yakub pun sudah memberikan persembahan persepuluhan. Di Perjanjian Baru, ada ayat-ayat firman Tuhan yang menghilangkan Sabat, haram dan halal, dan sunat. Tetapi tidak ada yang menghilangkan persepuluhan.

Tuhan Yesus bahkan pernah berkata di dalam Matius 23:23, “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus kamu lakukan dan yang lain jangan diabaikan.”

Orang-orang yang tidak menyetujui persepuluhan di zaman ini biasanya menggunakan ayat-ayat seperti di Ulangan 26:12, bahwa persepuluhan itu hanya diberikan tiga tahun sekali. Persembahan persepuluhan itupun harus dibagi-bagikan kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim, dan kepada janda. Sebenarnya hal ini sudah dibahas sebelumnya di Ulangan 14. Lalu kita bandingkan dengan Bilangan 18:20 dan Ibrani 7:9.

Sebenarnya ada beberapa jenis persembahan persepuluhan. Tetapi persepuluhan yang utama diberikan setiap ada penghasilan atau panen. Bangsa Israel harus menyisihkan sepuluh persen untuk bani Lewi. Lalu ada persepuluhan yang diberikan setiap tiga tahun sekali, yaitu persepuluhan syukur, ditujukan kepada orang-orang yang disebutkan di ayat 12, supaya semua orang bisa makan dengan kenyang dan bersukacita.

Ketika memberikan persembahan kepada Tuhan, jangan dilakukan dengan sembarangan. Ketika kita memberi persembahan, harus disertai dengan sikap hati yang benar. Percuma kita memberikan persembahan kepada Tuhan, tetapi hidup kita jauh menyimpang dari firman Tuhan. Ketika kita sudah mempersembahkan hidup kita seutuhnya kepada Tuhan, maka hal-hal lain yang ada pada kita pun akan kita persembahkan kepada-Nya.

Views: 0

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top