Berkat Tuhan (Jelajah PL 714)

Ulangan 28:1-6

Jika di pasal sebelumnya menjelaskan kutuk secara individu, maka di pasal 28 menjelaskan berkat dan kutuk secara nasional atau kebangsaan. Tuhan memberi pilihan kepada bangsa Israel, untuk diberkati atau dikutuk. Tuhan menyatakan hal itu dengan tegas. Pilihan-pilihan ini dalam bentuk perjanjian bersyarat, sehingga akan ada konsekuensi di setiap pilihan. Karena itu, perjanjian ini dimulai dengan kata “jika”.

Jika orang Israel mau taat kepada Tuhan dan melakukan hukum serta ketetapan Tuhan, maka mereka akan mendapat berkat. Demikian juga sebaliknya, ketika orang Israel tidak mau taat dan tidak mengikuti ketetapan Tuhan, maka mereka akan mendapatkan kutuk. Tuhan menjanjikan berkat, bangsa Israel akan diangkat di atas segala bangsa di bumi. Tuhan memilih bangsa Israel untuk menjadi saksi dan berkat bagi bangsa-bangsa lain.

Ketika Israel mau taat kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberkati Israel. Israel akan menjadi saksi dan pemimpin bagi bangsa-bangsa yang lain. Melalui Israel, nama Tuhan disebutkan, sehingga bangsa-bangsa lain takut kepada Israel. Tetapi dalam perjalanan sejarah, Israel seringkali gagal untuk menaati Tuhan. Ketika bangsa Israel mendapatkan janji berkat yang besar, mereka juga memiliki tanggung jawab yang besar.

Artinya, jika bangsa Israel memilih untuk tidak taat kepada Tuhan, maka mereka juga akan dijadikan contoh. Israel memiliki dua kesempatan, memilih untuk menjadi contoh yang positif atau memilih contoh negatif. Bangsa Israel pernah memilih keduanya, tetapi lebih sering memberi contoh negatif. Jika mereka meninggalkan Tuhan, mereka akan mendapatkan kutuk. Bangsa lain juga akan melihat, ketika bangsa Israel mendapatkan kutuk, maka bangsa ini seperti bangsa yang terpuruk.

Beberapa berkat disebutkan. Mereka akan diberkati di kota dan juga diladang. Tuhan memberkati orang Israel di manapun mereka tinggal. Tuhan juga berjanji akan memberkati buah kandungan, baik buah kandungan manusia maupun ternak. Tuhan juga memberkati pekerjaan dan usaha. Karena pada waktu itu bangsa Israel lebih banyak bercocok tanam, maka Tuhan memberkati bakul dan tempat adonan.

Tuhan memberkati aktivitas orang Israel, pada waktu mereka masuk maupun keluar. Kehidupan di dunia ini penuh risiko. Kita memang harus berhati-hati. Selebihnya kita serahkan kepada Tuhan. Ada kepastian yang diberikan oleh Tuhan kepada orang percaya, yaitu kepastian keselamatan dan penyertaan Tuhan. Kita akan disertai oleh Tuhan di dunia ini. Jika sudah waktunya untuk kembali pada Tuhan, maka kita benar-benar memiliki kepastian untuk kembali kepada Tuhan.

Untuk bisa sampai pada tahap ini, maka kita tidak boleh terlalu mengasihi dunia ini. Orang yang terlalu mengasihi dunia ini, maka kasih kepada Tuhan tidak akan ada padanya. Orang yang mengasihi dunia, tidak akan memiliki kedamaian dan ketenangan. Ketika manusia mendapatkan berkat Tuhan yang besar, materi yang banyak, biasanya malah jauh dari Tuhan dan memilih untuk mengasihi dunia. Jangan sampai berkat Tuhan justru menjauhkan kita dari Tuhan.

Views: 0

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top