Yesus Kristus Dibaptis (Jelajah PB 306)

Yohanes 1:29-34

Keesokan harinya, Yohanes Pembaptis melihat Yesus datang kepadanya. Ketika melihat Yesus, maka secara terang-terangan Yohanes Pembaptis memperkenalkan siapa yang datang itu. Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus sebagai Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Yohanes Pembaptis juga menjelaskan, Dialah yang dimaksudkan dengan perkataan yang sudah dijelaskannya di hari sebelumnya. Yohanes Pembaptis datang sebagai pembuka jalan bagi Juruselamat.

Yohanes Pembaptis sebenarnya mempersiapkan hati orang-orang Yahudi, supaya mereka bisa menerima Sang Mesias. Karena itu, jika kita perhatikan, khotbah-khotbah yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis sangat keras. Dia selalu menyerukan supaya orang-orang bertobat.

Yohanes Pembaptis juga menyatakan bahwa sebenarnya Yesus sudah ada sebelum Yohanes Pembaptis ada. Ini adalah sebuah pernyataan yang luar biasa. Yohanes Pembaptis menyatakan bahwa Yesus sudah ada sejak mulanya, karena Dia adalah Pencipta. Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan kepada bangsa Israel.

Tuhan menjelma menjadi manusia, dilahirkan sebagai manusia dan Dia sudah sama seperti manusia yang lain yang ada di muka bumi ini. Yohanes Pembaptis diberi sebuah tanda untuk mengenal Tuhan yang telah menjelma menjadi manusia, yang sudah memakai tubuh manusia. Tanda itu adalah ketika Yohanes Pembaptis membaptis orang dengan air, lalu Roh Kudus turun seperti burung merpati dan hinggap di atas orang itu, maka itulah Dia, Tuhan yang telah menjadi manusia itu. Itulah Mesias yang dijanjikan. Yesus lah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Yohanes Pembaptis telah memberikan kesaksian tentang siapa sebenarnya Yesus Kristus itu. Ia telah memperkenalkan Yesus Kristus kepada bangsa Yahudi.

Yohanes Pembaptis hanya membaptis dengan air. Dia tidak mempunyai kuasa dan hak untuk membaptis dengan Roh Kudus. Tidak ada satu manusia pun di bumi ini yang mempunyai kuasa dan hak untuk membaptis dengan Roh Kudus. Jika ada orang yang mau membaptis dengan Roh Kudus, maka orang itu sebenarnya tidak berkenan di hadapan Tuhan. Yohanes Pembaptis yang menjadi utusan dari Sorga saja tidak mempunyai wewenang untuk melakukan itu. Padahal Tuhan Yesus sendiri pernah berkata bahwa tidak ada manusia di dunia ini yang dilahirkan lebih besar dari Yohanes Pembaptis.

Baptisan Roh Kudus telah terjadi dan tercatat di dalam Alkitab, yaitu di dalam kitab Kisah Para Rasul. Yang pertama terjadi pada hari Pentakosta (Kis 2). Yang kedua kali terjadi di Samaria (Kis 8). Yang ketika kali terjadi di Kaisarea, ibu kota Yudea (Kis 10). Yang keempat kali terjadi di luar Yahudi, yaitu di kota Efesus (Kis 19). Hanya empat kali ini saja terjadi pembaptisan Roh Kudus. Setelah itu tidak terulang lagi.

Semua itu dilakukan oleh Tuhan Yesus, yaitu membaptis dengan Roh Kudus. Para murid diminta oleh Tuhan Yesus untuk menunggu di Yerusalem, menunggu Roh Kudus turun. Kemudian mereka dibaptis dengan Roh Kudus di kota Yerusalem. Dilanjutkan di tiga kota lain. Hal ini sesuai dengan apa yang sudah dikatakan oleh Yesus, bahwa mereka akan menjadi saksi di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *