Pentateuch

Menyadari Kasih Karunia (Jelajah PL 285)

Keluaran 17:1-2 Perjalanan bangsa Israel di padang gurun bisa menggambarkan perjalanan umat Tuhan di dunia ini. Dari pengalaman perjalanan bangsa Israel tersebut, ada banyak pelajaran dan prinsip yang bisa kita pakai untuk kehidupan sehari-hari. Pada waktu itu orang Israel memerlukan hal-hal jasmani yang memang diperlukan dalam hidup sehari-hari. Mereka berjalan dari padang gurun Sin, lalu […]

Menyadari Kasih Karunia (Jelajah PL 285) Read More »

Berkat Itu Cukup (Jelajah PL 284)

Keluaran 16:17-36 Ketika Tuhan memberikan roti itu kepada orang Israel, ada berbagai macam peraturan yang harus mereka taati. Roti itu menjadi ujian bagi mereka. Setiap hari orang Israel harus memungut roti itu. Mereka harus memungut manna itu pagi-pagi sekali. Ketika matahari panas, maka manna itu akan mencair. Peristiwa ini menggambarkan bahwa Tuhan ingin umat-Nya selalu

Berkat Itu Cukup (Jelajah PL 284) Read More »

Roti Dari Surga (Jelajah PL 283)

Keluaran 16:4-16 Musa dan Harun menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa ketika mereka bersungut-sungut, mereka sedang menunjuk Tuhan. Meskipun mereka bersungut-sungut kepada Musa dan Harun, tetapi sebenarnya mereka sedang bersungut-sungut kepada Tuhan. Musa dan Harun hanyalah pelaksana perintah Tuhan. Mereka memimpin bangsa Israel karena atas perintah Tuhan. Tidak ada artinya bangsa Israel bersungut-sungut melawan Musa dan

Roti Dari Surga (Jelajah PL 283) Read More »

Bersungut-sungut (Jelajah PL 282)

Keluaran 15:25-16:3 Di Mara, Tuhan menguji bangsa Israel. Ujian diberikan Tuhan bukan bertujuan untuk menjatuhkan, tetapi untuk membuat orang Israel semakin kuat dan tahan uji. Jika mereka lulus dengan ujian ini, maka mereka akan mengalami peningkatan karakter ke arah yang lebih baik. Sama dengan seorang guru atau dosen, yang memberi ujian kepada murid atau mahasiswanya.

Bersungut-sungut (Jelajah PL 282) Read More »

Pahit Menjadi Manis (Jelajah PL 281)

Keluaran 15:24-25 Orang yang tidak pernah mengalami kesusahan dan perjuangan, ia tidak akan pernah menjadi kuat. Karena itu, Tuhan menginginkan anak-anak-Nya kuat. Di dalam 1 Korintus 10:13 dikatakan, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada

Pahit Menjadi Manis (Jelajah PL 281) Read More »

Scroll to Top