Pentateuch

Boleh dan Tidak Boleh (Jelajah PL 406)

Imamat 11:1-2 Tuhan sangat peduli pada bangsa Israel, sampai jenis makanan pun diatur. Perintah ini nanti juga akan diulang di dalam kitab Ulangan 14. Di Imamat, Tuhan menekankan segala sesuatu yang tidak boleh dimakan. Semua ini juga akan berhubungan dengan tema tentang kekudusan Tuhan. Kekudusan Tuhan menyebabkan manusia tidak bisa mendekat kepada Tuhan dengan sembarangan. […]

Boleh dan Tidak Boleh (Jelajah PL 406) Read More »

Tidak Kompromi Pada Kesalahan (Jelajah PL 405)

Imamat 10:1-20 Sebelumnya dibahas mengenai dua kemungkinan kesalahan dari Nadab dan Abihu. Kesalahan lain yang mungkin dilakukan oleh mereka, yaitu mereka melaksanakan persembahan tidak sesuai dengan waktu Tuhan. Kemungkinan lain mereka sembarangan waktu masuk ke dalam tempat kudus di belakang tabir (bdg. Imamat 16:1-2). Semua kemungkinan itu menjelaskan bahwa mereka mau melayani Tuhan dengan cara

Tidak Kompromi Pada Kesalahan (Jelajah PL 405) Read More »

Melayani Dengan Cara Tuhan (Jelajah PL 404)

Imamat 10:1-2 Nadab dan Abihu sebenarnya bukan orang sembarangan. Ia sudah melayani Tuhan sebagai imam dan bahkan mereka menjadi calon Imam Besar untuk menggantikan Harun. Mereka telah menjadi bagian dari pemimpin umat Israel secara rohani. Tetapi mereka pun tidak bisa diselamatkan karena pelayanan mereka. Mereka seharusnya diselamatkan karena iman atau percaya mereka kepada Tuhan dengan

Melayani Dengan Cara Tuhan (Jelajah PL 404) Read More »

Syarat Mendekat Tuhan (Jelajah PL 403)

Imamat 10:1-2 Di pasal ini, dituliskan sebuah kejadian atau peristiwa penting yang terjadi. Sebelumnya kitab ini menjelaskan tentang peraturan dan hukum. Ternyata bukan hanya itu saja, tetapi juga dilengkapi dengan cerita peristiwa penting yang bisa kita pelajari prinsipnya. Peristiwa yang diceritakan di pasal ini merupakan peristiwa tragedi, sesuatu yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Nadab

Syarat Mendekat Tuhan (Jelajah PL 403) Read More »

Permulaan Ibadah Simbolik Israel (Jelajah PL 402)

Imamat 9:1-24 Setelah upacara penahbisan, mereka harus memakan daging domba dan mereka harus tinggal di pelataran atau di depan Kemah Pertemuan selama tujuh hari. Mereka tidak diperbolehkan keluar dari sana. Di hari ke delapan, barulah mereka diperbolehkan untuk melakukan aktivitas selanjutnya. Tujuh hari tinggal di pelataran itu melambangkan kesiapan dan kesediaan mereka, selalu siap untuk

Permulaan Ibadah Simbolik Israel (Jelajah PL 402) Read More »

Scroll to Top