Pentateuch

Mempersiapkan Pernikahan (Jelajah PL 94)

Kejadian 24:1-4 Sara sudah meninggal di usia seratus dua puluh tujuh tahun. Pada saat itu, Ishak berumur tiga puluh tujuh tahun. Kemudian Ishak menikah pada waktu berumur empat puluh tahun. Artinya Ishak menikah setelah tiga tahun kematian Sara. Di pasal ini dikisahkan tentang pernikahan, sebagai gambaran hubungan antara Tuhan dengan jemaatnya di Perjanjian Baru. Dalam […]

Mempersiapkan Pernikahan (Jelajah PL 94) Read More »

Suami Mengasihi Istri (Jelajah PL 93)

Kejadian 23:3-20 Di dalam kehidupan rumah tangga, bukan hanya istri yang harus tunduk kepada suami, tetapi suami juga dituntut untuk mengasihi istri. Suami diberi perintah untuk mengasihi istri, seperti Tuhan mengasihi jemaat. Ketika Yesus Kristus mengasihi jemaat, Ia rela menyerahkan Diri-Nya bagi jemaat. Yesus Kristus rela mati bagi jemaat. Suami yang benar, seharusnya ia rela

Suami Mengasihi Istri (Jelajah PL 93) Read More »

Siap Tunduk Pada Suami (Jelajah PL 92)

Kejadian 23:1-2 Setelah beberapa waktu, Abraham mengalami kesedihan karena Sara meninggal di Kiryat-Arba, yaitu di Hebron di tanah Kanaan. Usia Sara mencapai seratus dua puluh tujuh tahun. Sara menjadi orang yang istimewa, yang tercatat di dalam Alkitab. Sara adalah satu-satunya perempuan yang tercatat umurnya di Alkitab. Sara menjadi teladan iman bagi semua perempuan di sepanjang

Siap Tunduk Pada Suami (Jelajah PL 92) Read More »

Gambaran Pengorbanan Bapa dan Yesus (Jelajah PL 91)

Kejadian 22:7-24 Kita tidak bisa membayangkan perasaan Abraham, ketika Ishak bertanya tentang domba korban bakaran. Ishak sendiri diperkirakan sudah remaja atau menuju usia dewasa. Meskipun mungkin dengan perasaan yang galau, tetapi Abraham tetap menjawab pertanyaan Ishak itu dengan iman. Abraham berkata, “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya.” Sadar atau tidak sadar,

Gambaran Pengorbanan Bapa dan Yesus (Jelajah PL 91) Read More »

Korban Bagi Tuhan (Jelajah PL 90)

Kejadian 22:6 Dalam penyembahan kita kepada Tuhan, tidak cukup hanya komunikasi, tetapi juga harus ada ketaatan. Ketaatan itu seringkali akan membawa kita pada sebuah pengorbanan. Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu. Tuhan menyuruh Abraham untuk menyerahkan Ishak sebagai korban bakaran. Maka kita tidak perlu kaget, ketika dalam penyembahan kepada Tuhan, kita perlu berkorban. Di

Korban Bagi Tuhan (Jelajah PL 90) Read More »

Scroll to Top