Pentateuch

Karakter Yang Kuat (Jelajah PL 167)

Kejadian 39:2-6 Yusuf bekerja dengan sangat rajin. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Potifar menyadari bahwa Yusuf adalah seorang yang spesial. Yusuf sudah dilahirkan dengan kemampuan administrasi yang baik. Yusuf bukan saja menjadi orang yang memiliki moralitas tinggi, tetapi dia juga memiliki keterampilan untuk mengelola banyak hal, termasuk mengelola semua keperluan dan pekerjaan rumah tangga. […]

Karakter Yang Kuat (Jelajah PL 167) Read More »

Potifar (Jelajah PL 166)

Kejadian 39:2 Dalam kondisi sebagai budak, Yusuf benar-benar menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Dia sudah tidak menjadi manusia merdeka lagi. Dia juga tidak tahu pasti jalan hidupnya, karena kehidupannya sudah tidak lagi menjadi miliknya sendiri, tetapi menjadi milik tuannya. Mungkin Yusuf sempat frustrasi dengan keadaa hidupnya begitu cepat. Sebelumnya ia menjadi anak yang sangat dikasihi oleh

Potifar (Jelajah PL 166) Read More »

Praktik Perbudakan (Jelajah PL 165)

Kejadian 39:1 Kisah selanjutnya beralih pada Yusuf. Yehuda dan Yusuf adalah dua orang anak Yakub yang paling menonjol, dibandingkan dengan anak-anak yang lain. Mereka berdua pada akhirnya menjadi suku yang paling kuat di Israel. Nanti dikisahkan juga bahwa Israel pecah menjadi dua, yaitu kerajaan Israel Utara (Efraim) dan Selatan (Yehuda). Pada awalnya, tindakan Yehuda tidak

Praktik Perbudakan (Jelajah PL 165) Read More »

Kelahiran Anak Tamar (Jelajah PL 164)

Kejadian 38:16-30 Dalam hal ini, Yehuda sangat berbeda dengan Yusuf. Yehuda tanpa godaan yang berarti, telah jatuh di dalam kesalahan duniawi. Sedangkan Yusuf, nanti kita bisa melihat, ketika ia mengalami godaan besar dari istri Potifar, tetapi ia tidak jatuh dalam kesalahan itu. Yehuda datang menghampiri Tamar. Sesuai dengan rencana dari Tamar, maka ia telah meminta

Kelahiran Anak Tamar (Jelajah PL 164) Read More »

Tamar Menyamar (Jelajah PL 163)

Kejadian 38:12-15 Sepertinya Yehuda telah menceritakan tentang janji Tuhan yang akan diberikan baginya kepada anak dan menantunya. Tamar sepertinya sangat tertarik dengan janji itu. Ia sangat ingin mendapatkan janji itu. Ia ingin menjadi bagian dari rencana Tuhan, menjadi jalur bagi keturunan Sang Mesias. Er dan Onan tidak mau memberikan keturunan kepada Tamar, sampai akhirnya keduanya

Tamar Menyamar (Jelajah PL 163) Read More »

Scroll to Top