02 Keluaran

Pengurapan dan Ukupan (Jelajah PL 343)

Keluaran 30:22-38 Tuhan memberikan resep untuk membuat minyak urapan. Minyak urapan ini dibuat khusus, tidak seperti minyak urapan yang beredar serta dipakai oleh gereja-gereja tertentu pada hari ini. Di zaman Perjanjian Lama, minyak urapan dipakai untuk mengkhususkan atau menguduskan sesuatu bagi Tuhan. Semua yang sudah diurapi dengan minyak itu, tidak bisa digunakan dengan sembarangan. Untuk […]

Pengurapan dan Ukupan (Jelajah PL 343) Read More »

Bejana Pembasuhan (Jelajah PL 342)

Keluaran 30:17-21 Perabotan selanjutnya adalah bejana pembasuhan. Bejana ini diberi alas tembaga, ditempatkan di antara Kemah Pertemuan dan mezbah (korban bakaran). Di dalam bejana itu ditaruh air. Bejana ini berfungsi untuk membasuh para imam yang akan bertugas dan masuk ke dalam Kemah Suci. Orang yang ingin masuk menghadap Tuhan, ia harus dibasuh terlebih dulu. Bisa

Bejana Pembasuhan (Jelajah PL 342) Read More »

Persembahan Khusus (Jelajah PL 341)

Keluaran 30:11-16 Setiap orang yang sudah percaya kepada Yesus Kristus adalah imam, imaamat yang rajani. Artinya, kita bisa langsung berdoa kepada Tuhan Yesus, tanpa melalui perantara manusia lain. Imam Besar kita adalah Yesus Kristus, saat ini berada di Surga, menjadi perantara antara kita dengan Bapa di Surga. Yesus juga berdoa bagi kita, seperti di dalam

Persembahan Khusus (Jelajah PL 341) Read More »

Mezbah Ukupan – Doa (Jelajah PL 340)

Keluaran 30:1-10 Ada satu perabot lagi yang harus ditaruh di ruang kudus, yaitu mezbah pembakaran ukupan. Perabot ini diletakkan di depan tabir. Perabot ini berhadap-hadapan dengan Tabut Perjanjian, tetapi dipisahkan dengan tabir atau tirai, pemisah antara ruang maha kudus dengan ruang kudus di Kemah Suci. Di ruang kudus itu juga ada meja sajian dan kandil.

Mezbah Ukupan – Doa (Jelajah PL 340) Read More »

Korban Berulang-ulang (Jelajah PL 339)

Keluaran 28:31-29:46 Beberapa bagian dari pakaian imam telah dijelaskan. Ada pakaian dalam, ada rompi, celana dan juga gamis. Bentuk gamis seperti jubah atau toga. Di ujung gamis, dekat kaki ada buah delima dari kain dan berselang-seling dengan giring-giring emas. Giring ini seperti lonceng yang bisa berbunyi pada saat imam bergerak atau berjalan. Bagi kita sebagai

Korban Berulang-ulang (Jelajah PL 339) Read More »

Scroll to Top