01 Kejadian

Godaan Kacang Merah (Jelajah PL 104)

Kejadian 25:31-34 Esau sama sekali tidak peka terhadap hal-hal rohani dan tidak peka terhadap hal itu. Yang paling penting bagi dirinya adalah berkat materi. Anak sulung akan mendapatkan warisan lebih banyak daripada yang lain. Hal ini tentu menyebabkan Yakub menjadi kesal. Yakub yang tahu berkat rohani ini ingin mendapatkannya. Mungkin dia ingin menjadi anak yang […]

Godaan Kacang Merah (Jelajah PL 104) Read More »

Pilih Kasih Kepada Anak (Jelajah PL 103)

Kejadian 25:24-30 Akhirnya anak kembar Ribka lahir. Meskipun mereka kembar, tetapi memiliki perbedaan yang cukup jelas. Dari tampilan fisik saja mereka berbeda. Esau dan Yakub ternyata bukan kembar identik. Esau kulitnya berwarna merah seperti jubah berbulu. Untuk keluar dari rahim ibunya, mereka juga bersaing. Ketika Esau mau dilahirkan terlebih dahulu, ternyata Yakub memegang tumit Esau.

Pilih Kasih Kepada Anak (Jelajah PL 103) Read More »

Takdir Tuhan? (Jelajah PL 102)

Kejadian 25:22-23 Ketika Tuhan menunda untuk menjawab doa kita, bukan berarti Tuhan akan mengabulkannya. Bukan berarti Tuhan tidak mengasihi kita. Bukan berarti Tuhan sengaja membuat kita sakit hati. Tuhan sangat ingin mengabulkan doa umat-Nya. Tetapi Tuhan tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Yang terbaik bisa saja bukan saat ini, tetapi akan diberikan di saat

Takdir Tuhan? (Jelajah PL 102) Read More »

Tuhan Menjawab Doa (Jelajah PL 101)

Kejadian 25:17-21 Ismael mati di usia seratus tiga puluh tahun. Ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya. Ismael sebenarnya juga orang yang beriman kepada Tuhan. Meskipun akhirnya nanti kita melihat bahwa banyak keturunannya tidak percaya kepada Tuhan, tetapi Ismael sendiri mengenal dan percaya kepada Tuhan. Karena dia anak Abraham, tentu ia juga diajar dengan benar oleh Abraham

Tuhan Menjawab Doa (Jelajah PL 101) Read More »

Scroll to Top