01 Kejadian

Keluarga Tidak Ideal (Jelajah PL 124)

Kejadian 29:31-35 Yakub terpaksa memiliki lebih dari satu istri (poligami), karena Laban memaksanya. Dari semula, Tuhan tidak menginginkan adanya poligami. Karena itu, orang-orang yang melakukan poligami, kehidupan keluarga mereka akan bermasalah. Pada awalnya Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan saja. Pertama kali manusia diciptakan adalah seorang Adam dan seorang Hawa. Tuhan tidak menciptakan lebih dari satu […]

Keluarga Tidak Ideal (Jelajah PL 124) Read More »

Hukum Tabur Tuai (Jelajah PL 123)

Kejadian 29:21-30 Tujuh tahun berlalu dan tiba saatnya Yakub mendapatkan janji Laban kepadanya. Bagi orang yang sudah bekerja, maka upah adalah hal yang sangat dinantikan. Biasanya orang bekerja dalam seminggu atau satu bulan, lalu mendapatkan gaji. Tetapi Yakub, perlu bekerja selama tujuh tahun, baru mendapatkan upah. Dia sudah berharap akan segera menikah dengan Rahel. Tetapi

Hukum Tabur Tuai (Jelajah PL 123) Read More »

Kasih Kepada Tuhan (Jelajah PL 122)

Kejadian 29:20 Kasih yang semula itu diminta oleh Tuhan, bukan hanya bagi jemaat di Efesus, tetapi bagi kita juga. Di dalam Yeremia 2:2-3 dikatakan bahwa Tuhan menghardik bangsa Israel karena mereka telah meninggalkan kasih mereka yang semula. Tuhan teringat dengan kasih masa muda, ketika mereka menjadi pengantin, yaitu ketika mereka dipanggil oleh Tuhan keluar dari

Kasih Kepada Tuhan (Jelajah PL 122) Read More »

Kekuatan Cinta (Jelajah PL 121)

Kejadian 29:15-20 Dikisahkan bahwa Yakub sudah satu bulan berada bersama-sama di rumah Laban. Selama itu, Laban melihat bahwa Yakub sangat rajin dan pekerjaannya diberkati oleh Tuhan. Yakub menjadi seorang pekerja yang layak untuk diandalkan. Laban sadar bahwa ia mendapatkan seseorang yang hebat, yang bisa menolong dan membantunya. Laban tidak enak jika Yakub hanya bekerja saja

Kekuatan Cinta (Jelajah PL 121) Read More »

Pertemuan Yakub dan Rahel (Jelajah PL 120)

Kejadian 29:7-14 Yakub sempat bercakap-cakap dengan para gembala yang ada di tempat itu. Ternyata mereka memang menunggu gembala yang lain untuk berkumpul, sehingga mereka bisa membuka tutup sumur tersebut. Saat mereka sedang berbincang-bincang, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya. Ketika para gembala menyebut bahwa yang datang adalah salah seorang anak Laban, tentu Yakub segera memperhatikan

Pertemuan Yakub dan Rahel (Jelajah PL 120) Read More »

Scroll to Top