Jelajah PL

Korban Penebus Salah (Jelajah PL 392)

Imamat 5:7-19 Masih berlanjut tentang korban penghapus dosa, tetapi untuk orang-orang yang tidak mampu. Jika ada orang Israel yang tidak mampu, tidak serta merta bebas dari tanggung jawab. Tuhan tidak pernah memakai kemiskinan menjadi alasan melalaikan ketentuan dan peraturan yang sudah disampaikan oleh Tuhan. Dalam hal ini, Tuhan memberikan peraturan khusus kepada orang-orang yang tidak […]

Korban Penebus Salah (Jelajah PL 392) Read More »

Menyelesaikan Dosa (Jelajah PL 391)

Imamat 4:22-5:6 Setelah peraturan korban penghapus dosa untuk imam dan umat secara keseluruhan, sekarang diatur juga untuk korban penghapus dosa bagi pemimpin sipil. Orang-orang yang memiliki kewenangan sipil tentu juga menjadi contoh bagi rakyat yang dipimpinnya. Jika mereka melakukan dosa, maka dampaknya juga akan cukup besar, paling tidak bagi umat yang ada di bawah kepemimpinannya.

Menyelesaikan Dosa (Jelajah PL 391) Read More »

Dampak Dosa (Jelajah PL 390)

Imamat 4:7-21 Selain pemercikan, imam harus membubuhkan sedikit darah itu pada tanduk-tanduk mezbah pembakaran ukupan. Di dalam Kemah Suci di ruang kudus, ada beberapa perkakas dan salah satunya adalah mezbah pembakaran ukupan. Mezbah ukupan ini letaknya persis di depan tabir. Mezbah ukupan menggambarkan doa. Doa kita hanya bisa dilakukan berdasarkan darah Yesus Kristus. Kita bisa

Dampak Dosa (Jelajah PL 390) Read More »

Korban Penghapus Dosa (Jelajah PL 389)

Imamat 4:1-6 Mengingat kembali beberapa korban yang sudah disebutkan sebelumnya, yaitu: korban bakaran, korban sajian, korban keselamatan (persekutuan atau pendamaian). Selanjutnya yang akan dibahas adalah korban penghapus dosa dan korban penebus salah. Semua korban ini menggambarkan Pribadi Yesus Kristus. Korban penghapus dosa dilakukan ketika umat Israel melakukan dosa yang tidak disengaja. Sebenarnya, sebagian besar dosa

Korban Penghapus Dosa (Jelajah PL 389) Read More »

Korban Keselamatan (Jelajah PL 388)

Imamat 3:1-17 Di pasal ini, persembahan beralih pada korban keselamatan. Dari bahasa aslinya bisa diterjemahkan sebagai korban persekutuan, menggambarkan hubungan Yesus Kristus dengan umat-Nya yang ditebus. Korban ini berbeda dengan korban bakaran, karena korban bakaran berkaitan dengan penghapusan dosa, karya penebusan Yesus di kayu salib. Sedangkan korban sajian menggambarkan kemanusiaan dari Yesus Kristus. Ada beberapa

Korban Keselamatan (Jelajah PL 388) Read More »

Scroll to Top