Surat Paulus

Ibadah Simbolik Sebelum Hukum Taurat (Jelajah PB 536)

Roma 3:21-22 Sebelum hukum Taurat diturunkan, sudah banyak terjadi kesalahan di muka bumi ini. Manusia sudah saling membunuh sejak zaman Kain. Mereka melakukan hal-hal yang jahat. Hukum Taurat diturunkan supaya bisa memperjelas perbuatan-perbuatan jahat yang telah dilakukan oleh manusia sejak semula. Dengan adanya hukum Taurat, maka manusia tidak bisa berdalih. Tidak ada seorang pun yang […]

Ibadah Simbolik Sebelum Hukum Taurat (Jelajah PB 536) Read More »

Kehendak Bebas Manusia (Jelajah PB 535)

Roma 3:12-20 Saat ini, ketika orang berbuat baik, tujuan sebenarnya adalah untuk diri sendiri, yaitu untuk kehormatan atau pujian yang bisa didapatkannya. Tetapi dilihat dari sudut pandang Tuhan, semua orang telah menyeleweng, semua orang tidak berguna dan tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak. Seperti itulah sebenarnya keadaan sebagian besar manusia. Yang bisa melihat

Kehendak Bebas Manusia (Jelajah PB 535) Read More »

Memotong Waktu Untuk Tuhan (Jelajah PB 534)

Roma 3:9-11 Kekristenan tidak pernah mengajarkan supaya kita berbuat dosa sehingga kebenaran Tuhan menjadi nyata. Tanpa kita berbuat dosa pun, kebenaran Tuhan tetap nyata. Pada saat manusia melakukan dosa, kebenaran Tuhan juga tetap nyata. Orang yang berbuat dosa dan sengaja melakukan itu semua, selayaknya memang mendapatkan hukuman. Orang-orang seperti itu adalah pemberontak atau pendurhaka Tuhan.

Memotong Waktu Untuk Tuhan (Jelajah PB 534) Read More »

Kebenaran Tuhan (Jelajah PB 533)

Roma 3:1-8 Paulus memberitakan bahwa Injil adalah kekuatan Tuhan yang akan menyelamatkan manusia. Kondisi manusia sangat kacau, terutama secara rohani. Manusia seringkali menyembah benda-benda yang dibuatnya sendiri. Mereka tidak percaya kepada Tuhan dan menjadi orang yang fasik serta lalim. Karena itulah Tuhan menyerahkan manusia ke dalam berbagai keinginan hati mereka yang membuat mereka hidup dalam

Kebenaran Tuhan (Jelajah PB 533) Read More »

Perjanjian Tuhan (Jelajah PB 532)

Roma 2:21-29 Tuhan juga membuat semacam kontrak dengan orang Yahudi. Kontrak itu tidak ditulis di atas kertas atau loh batu, tetapi diterapkan di bagian tubuh orang-orang Yahudi yang laki-laki. Pada hari ke delapan, setiap laki-laki bangsa Yahudi harus disunat. Hal ini untuk mengingatkan bahwa Tuhanlah yang harus disembah oleh mereka. Sunat jasmani itu adalah tanda

Perjanjian Tuhan (Jelajah PB 532) Read More »

Scroll to Top