Surat Paulus

Ajaran Sehat Tidak Menarik (Jelajah PB 881)

2 Timotius 4:3-4 Banyak orang akan susah untuk menerima ajaran sehat. Mereka marah-marah karena tidak bisa berargumentasi dan tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mempertanyakan keyakinan serta iman mereka. Biasanya orang seperti ini tidak mengerti dengan baik hal-hal yang ia sudah percayai dan yakini. Seharusnya kita bersungguh-sungguh dalam mengejar dan mempelajari ajaran yang sehat. Dengan demikian […]

Ajaran Sehat Tidak Menarik (Jelajah PB 881) Read More »

Menegor dan Menasihati (Jelajah PB 880)

2 Timotius 4:2-3 Selain kepada orang yang belum percaya, kita juga perlu bersaksi kepada sesama orang Kristen. Orang Kristen memiliki keyakinan dan kepercayaan yang beraneka ragam. Tiap-tiap gereja seringkali memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Karena itu, ketika kita ditanya tentang apa yang kita percayai, maka kita harus bisa memberi pertanggungan jawab atas semua keyakinan kita. Jangan

Menegor dan Menasihati (Jelajah PB 880) Read More »

Beritakan Injil Dalam Segala Waktu (Jelajah PB 879)

2 Timotius 4:1-2 Pasal ini dikenal sebagai lagu angsa (swan song), pesan terakhir yang disampaikan oleh Paulus sebelum ia meninggal. Lagu angsa berasal dari legenda Yunani Kuno yang mengatakan bahwa seekor angsa akan menyanyikan lagu terakhirnya sebelum mati. Kata ini kemudian sering dipakai dan digunakan untuk menggambarkan penampilan atau karya terakhir seseorang sebelum pensiun atau

Beritakan Injil Dalam Segala Waktu (Jelajah PB 879) Read More »

Fungsi Alkitab (Jelajah PB 878)

2 Timotius 3:15-17 Dari sejak kecil Timotius telah belajar firman Tuhan. Firman itu yang memberi hikmat dan menuntun Timotius kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Dari hal ini kita bisa melihat bahwa penting bagi kita serta anak cucu kita untuk bisa belajar firman Tuhan dan berusaha untuk mengerti sejak dari kecil. Firman Tuhan ini

Fungsi Alkitab (Jelajah PB 878) Read More »

Aniaya Karena Injil (Jelajah PB 877)

2 Timotius 3:12-14 Jika kita mematuhi perintah Tuhan, maka sebagai orang Kristen kita akan memberitakan Injil di mana saja kita berada. Kita pasti rindu untuk memberitakan Injil kepada siapapun juga. Jika kita melakukan itu semua, maka kita akan memiliki potensi untuk mengalami penganiayaan. Saat ini penganiayaan terhadap orang Kristen tidak banyak terjadi, mungkin karena banyak

Aniaya Karena Injil (Jelajah PB 877) Read More »

Scroll to Top