Jelajah PB

Syukur Karena Kuat Iman (Jelajah PB 814)

1 Tesalonika 3:8-13 Jika jemaat Tesalonika teguh berdiri di dalam Tuhan, Paulus lebih bersemangat lagi. Inilah cara anak-anak Tuhan saling menguatkan satu dengan yang lain. Ketika kita bertemu dengan orang Kristen yang lain, kita juga bisa saling menguatkan satu dengan yang lain. Kita saling menyapa dan mendoakan, supaya sama-sama kuat dan teguh di dalam Tuhan. […]

Syukur Karena Kuat Iman (Jelajah PB 814) Read More »

Setia Hidup Benar (Jelajah PB 813)

1 Tesalonika 3:4-7 Semakin hari orang Kristen akan mengalami banyak kesusahan. Semakin hari kebenaran akan semakin ditolak, termasuk dari kalangan Kristen itu sendiri. Jika ada orang yang mengaku Kristen, tetapi pengajaran yang diterima salah, maka tingkah lakunya juga akan ikut salah. Mereka bahkan tidak segan-segan untuk memakai kekerasan terhadap sesama Kristen. Kekerasan membuktikan bahwa mereka

Setia Hidup Benar (Jelajah PB 813) Read More »

Jadi Kristen, Menderita? (Jelajah PB 812)

1 Tesalonika 3:1-3 Jika kita melihat di dalam Kisah Para Rasul, setelah Paulus keluar dari Filipi, Paulus dan teman-temannya Paulus pergi ke Tesalonika untuk memberitakan Injil. Di Tesalonika, Paulus memberitakan Injil selama tiga sabat berturut-turut di Sinagoge. Di Tesalonika, Paulus telah menerima bantuan sebanyak dua kali dari jemaat Filipi. Di Tesalonika, ada orang-orang yang menghasut

Jadi Kristen, Menderita? (Jelajah PB 812) Read More »

Hati-Hati Dengan Perkataan (Jelajah PB 811)

1 Tesalonika 2:14-20 Jemaat di Tesalonika telah mengikut jejak jemaat-jemaat di Yudea. Ketika jemaat di Yudea menderita karena teraniaya, jemaat di Tesalonika juga ikut menderita. Jemaat di Tesalonika mengikuti teladan dan hidup seperti jemaat di Yudea yang menderita. Orang-orang Yahudi telah membunuh Yesus dan para nabi, juga menganiaya para rasul. Orang-orang Yahudi yang seharusnya menegakkan

Hati-Hati Dengan Perkataan (Jelajah PB 811) Read More »

Kanonisasi (Jelajah PB 810)

1 Tesalonika 2:13 Apa yang disampaikan oleh rasul Paulus adalah firman dari Tuhan. Saat ini kita membaca surat para rasul sebagai firman Tuhan. Pengajaran dan tulisan rasul adalah firman Tuhan. Tuhan berbicara melalui para rasul. Yang disampaikan secara lisan, tidak bisa kita ketahui pada hari ini. Tetapi yang disampaikan secara tertulis, kita masih bisa membaca

Kanonisasi (Jelajah PB 810) Read More »

Scroll to Top