Jelajah PB

Jangan Memelihara Kekhawatiran (Jelajah PB 15)

Matius 6:25-34 Kekuatiran tidak akan mendatangkan hal yang positif. Kekuatiran akan menyebabkan kita berpikir negatif dan mempengaruhi kesehatan jiwa dan tubuh kita. Bagaimana supaya kita bisa menang atas kekuatiran? Asalkan kita bekerja dengan rajin dan berdoa supaya Tuhan memberkati apa yang kita kerjakan. Dengan cara demikian, kemudian kita menyimpan harta kita di Sorga (dengan cara […]

Jangan Memelihara Kekhawatiran (Jelajah PB 15) Read More »

Perubahan Konsep Ibadah (Jelajah PB 14)

Matius 6:16-24 Di ayat ini, Yesus juga memberikan pengajaran tentang hal-hal yang baru. Intinya, perubahan dari ibadah simbolik jasmaniah menjadi ibadah hakikat, yaitu dengan hati. Setelah memasuki era ini, puasa juga bukan lagi menjadi bagian ibadah. Karena itu, seharusnya tidak ada lagi istilah “ibadah puasa.” Jangan sampai ada yang terjebak dengan menjalankan puasa, seperti yang

Perubahan Konsep Ibadah (Jelajah PB 14) Read More »

Doa Bapa Kami (Jelajah PB 13)

Matius 6:9-15 Mulai ayat ini, Yesus memberikan bagan atau sistematika (pola) doa. Doa Bapa Kami ini bukanlah doa wajib atau mantra yang harus di ulang-ulang. Doa ini bisa dipakai oleh orang-orang yang baru percaya kepada Yesus, sebagai doa awal. Tetapi yang perlu kita ketahui, doa bukan hafalan. Doa adalah bentuk komunikasi kita dengan Tuhan. Di

Doa Bapa Kami (Jelajah PB 13) Read More »

Tentang Berdoa (Jelajah PB 12)

Matius 6:1-8 Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak melakukan kewajiban agama kita untuk dilihat orang. Karena Tuhan menginginkan kita beribadah secara hati. Yang akan dinilai oleh Tuhan adalah keadaan hati orang tersebut, bukan fisiknya. Karena itulah, segala-galanya dilihat dan diperhitungkan dari hati manusia. Yang perlu kita perhatikan dengan baik-baik, Yesus membawa peralihan dari beribadah

Tentang Berdoa (Jelajah PB 12) Read More »

Yesus dan Hukum Taurat (Jelajah PB 11)

Matius 5:17-48 Di bagian ini Yesus ingin menjelaskan mengenai diri-Nya dan hukum Taurat. Mungkin ada orang yang sudah menganggap Yesus membatalkan atau meniadakan hukum Taurat. Yesus datang bukan untuk membatalkan atau meniadakan hukum Taurat, tetapi menggenapinya. Menggenapi artinya apa yang sudah dinubuatkan oleh hukum Taurat, apa yang sudah digambarkan dan disimbolkan oleh hukum Taurat, Yesus

Yesus dan Hukum Taurat (Jelajah PB 11) Read More »

Scroll to Top