Jelajah PB

Jelajah PB 360 (Yohanes 13:1-20)

Pada saat itu menjelang hari raya Paskah. Tuhan Yesus tahu bahwa saat penyaliban-Nya telah tiba. Tuhan Yesus tidak pernah melakukan segala sesuatu dengan setengah-setengah. Apa yang sudah dimulai-Nya, akan diselesaikan dengan baik. Sejak awal Tuhan Yesus mengasihi para murid, sampai kesudahannya pun Dia mengasihi para murid. Tentu saja Yesus sangat mengasihi Yudas Iskariot. Tetapi Yudas […]

Jelajah PB 360 (Yohanes 13:1-20) Read More »

Jelajah PB 359 (Yohanes 12:34-50)

Sepertinya orang-orang Farisi hanya menafsirkan sebagian ayat saja dari kitab Perjanjian Lama. Mereka sepertinya hanya membaca ayat-ayat yang menyatakan bahwa Mesias akan menjadi Raja, akan memerintah selama-lamanya. Mereka mungkin tidak membaca Yesaya 53 yang menggambarkan dengan jelas bahwa Mesias akan menderita. Ini salah satu bahayanya jika menafsirkan Alkitab hanya sebagian saja atau dari salah satu

Jelajah PB 359 (Yohanes 12:34-50) Read More »

Jelajah PB 358 (Yohanes 12:23-33)

Yesus tahu bahwa sudah saatnya untuk Dia dimuliakan, yaitu disalib kemudian dibangkitkan dan menuju kepada kemuliaan sebagaimana Dia sebelum menjadi manusia. Tuhan Yesus menggambarkan bagaimana hidup seorang Juruselamat seperti biji gandum yang jatuh ke dalam tanah dan mati, tetapi akhirnya membawa berkat keselamatan bagi banyak orang. Orang-orang yang rela mengorbankan nyawanya juga akan seperti biji

Jelajah PB 358 (Yohanes 12:23-33) Read More »

Jelajah PB 357 (Yohanes 12:12-22)

Tuhan Yesus memasuki kota Yerusalem. Kisah ini ditulis di dalam semua Injil. Tuhan Yesus memasuki kota Yerusalem dengan menunggangi seekor keledai muda. Peristiwa ini sudah dinubuatkan sebelumnya di dalam kitab Zakharia 9:9. Tuhan Yesus sedang menggenapi apa yang sudah dinubuatkan dan ditulis di dalam kitab Zakharia, sekitar empat ratus tahun sebelum peristiwa ini terjadi. Saat ini

Jelajah PB 357 (Yohanes 12:12-22) Read More »

Jelajah PB 356 (Yohanes 12:7-11)

Meskipun Yudas Iskariot berkomentar pedas dan mencoba untuk menghalangi orang lain mempersembahkan kepada Tuhan, tetapi Maria tetap melakukan apa yang dianggapnya baik. Maria sangat mengasihi Tuhan Yesus. Kasih Maria kepada Yesus bukanlah kasih eros, seperti yang diceritakan oleh buku-buku yang ditulis oleh orang-orang yang tidak percaya Yesus. Maria mengasihi Yesus karena Maria tahu persis bahwa

Jelajah PB 356 (Yohanes 12:7-11) Read More »

Scroll to Top