Jelajah PB

Disiplin Gereja (Jelajah PB 609)

1 Korintus 5:2 Dalam kondisi moral yang rusak di jemaat di Korintus, ternyata jemaat tersebut masih sombong. Jemaat di Korintus adalah jemaat yang kacau balau. Di dalamnya banyak orang yang sombong, yang tidak mau tunduk kepada pengajaran dan teguran yang disampaikan. Sebuah jemaat yang baik adalah jemaat yang memiliki disiplin yang tinggi. Pengajaran yang benar […]

Disiplin Gereja (Jelajah PB 609) Read More »

Konsep Berjemaat (Jelajah PB 608)

1 Korintus 5:1 Paulus memberitahukan bahwa ternyata telah didengar ada percabulan di antara orang-orang percaya yang ada di kota Korintus. Jika terjadi demikian dan didengar oleh banyak orang, maka peristiwa itu sangat memalukan jemaat. Dalam hal ini, kita harus memahami aturan berjemaat. Jemaat lokal adalah tubuh Yesus Kristus. Kemuliaan jemaat itu sendiri adalah gambaran dari

Konsep Berjemaat (Jelajah PB 608) Read More »

Kuasa Rasul (Jelajah PB 607)

1 Korintus 4:15-21 Gambaran mengenai para rasul yang menderita ingin menjelaskan bahwa penderitaan itu bukan berarti para rasul sedang ditinggalkan Tuhan. Para rasul juga tidak memiliki kekayaan duniawi yang berlimpah-limpah, sehingga ini bisa menjadi contoh bagi kita pada saat ini. Kekayaan duniawi sudah tidak lagi menjadi ukuran yang menggambarkan seseorang diberkati oleh Tuhan atau tidak.

Kuasa Rasul (Jelajah PB 607) Read More »

Perubahan Karakter (Jelajah PB 606)

1 Korintus 4:10-14 Para rasul seringkali dicap sebagai orang bodoh, karena mereka memberitakan Yesus Kristus. Mereka rela dianggap seperti itu, yang penting jemaat-jemaat disebut arif di dalam Kristus. Ini sebenarnya bukan bahasa pujian, tetapi rasul Paulus sedang menyindir jemaat di Korintus. Paulus terus membuat kontras antara dirinya dengan jemaat di Korintus. Paulus menyebut dirinya lemah

Perubahan Karakter (Jelajah PB 606) Read More »

Tempat Paling Rendah (Jelajah PB 605)

1 Korintus 4:9 Rasul Paulus membuat perbandingan antara jemaat di Korintus dengan keadaan para rasul. Jemaat-jemaat di Korintus bisa menyombongkan diri karena mereka merasa sudah kaya raya, bahkan sudah seperti raja. Paulus membandingkan dengan keadaan para rasul. Tuhan telah memberikan tempat yang paling rendah bagi para rasul. Di dunia ini, para rasul sudah seperti orang

Tempat Paling Rendah (Jelajah PB 605) Read More »

Scroll to Top