Nubuatan Tentang Israel (Jelajah PL 725)

Ulangan 30:1-8

Pasal sebelumnya menjadi pembukaan bagi perjanjian yang baru bagi bangsa Israel. Isi perjanjian itu ada di pasal ini. Musa memberitahu bangsa Israel bahwa semua perjanjian ini berlaku atas semua orang Israel. Perjanjian ini adalah perluasan dari perjanjian tidak bersyarat antara Tuhan dan Abraham, terutama mengenai tanah perjanjian. Semua yang disampaikan oleh Musa akan terjadi, baik dalam hal berkat maupun kutuk.

Ketika bangsa Israel berada di pihak Tuhan, maka mereka akan mendapatkan semua berkat yang sudah Tuhan janjikan. Tetapi, ketika bangsa Israel itu berbalik dari Tuhan, maka mereka akan mendapatkan semua kutuk yang sudah dinyatakan sebelumnya. Bahkan dalam sejarah bangsa Israel, mereka mengalami pengusiran dan pembuangan dari tanah perjanjian itu. Padahal tanah menjadi pusat bagi bangsa Israel di Perjanjian Lama.

Bangsa Israel juga akan sadar di waktu-waktu tertentu, akhirnya kembali kepada Tuhan. Tuhan menubuatkan akan ada pertobatan kebangsaan. Pada saat itulah Tuhan akan memulihkan keadaan Israel. Tuhan akan mengumpulkan mereka kembali dari segala bangsa. Tanah yang sudah diberikan oleh Tuhan itu akan tetap menjadi milik Israel selama-lamanya. Tanah itu tidak pernah dipindahkan kepada bangsa lain.

Nubuatan-nubuatan ini sudah sebagian digenapi. Misalnya, bangsa Israel pernah mengalami pembuangan di Babel sekitar tahun 600 SM. Pada waktu itu kota Yerusalem dihancurkan dan orang-orang Israel dibuang ke Babel. Setelah itu, 70 SM tahun kemudian Tuhan mengumpulkan mereka kembali melalui Persia. Pada waktu bangsa Israel dibuang ke Babel, mereka belum dibuang ke segala bangsa. Israel modern saat ini, setelah mereka menolak Yesus sebagai Mesias, bangsa Israel benar-benar terserak ke berbagai bangsa.

Pada tahun 70 Masehi, kota Yerusalem dihancurkan oleh Jendral Titus, penduduknya terserak ke mana-mana. Orang Yahudi juga pernah memberontak kepada Romawi, tetapi gagal. Setelah itu Romawi benar-benar mengusir Israel dari tanah Kanaan. Dari abad ke-2 sampai abad ke-20, bangsa Israel benar-benar tersebar ke berbagai negara. Selama abad itu, tidak ada lagi negara Israel. Sampai suatu saat nanti, Tuhan akan kembali mengumpulkan mereka.

Di tahun 1948, negara Israel kembali muncul. Orang Yahudi dari seluruh dunia pelan-pelan kembali ke tanah Israel. Negara Israel sudah muncul, tetapi belum sepenuhnya kembali kepada Tuhan. Ada sebagian orang Israel yang mau menerima Yesus sebagai Mesias mereka. Tetapi posisi mereka masih sangat minoritas. Selebihnya adalah Israel liberal dan Israel ortodoks. Israel ortodoks sama seperti orang Farisi dan Saduki. Mereka sangat berpegang teguh pada hukum Taurat.

Sedangkan Israel liberal lebih terbuka dan sudah seperti orang-orang di negara barat. Mereka memiliki kebebasan untuk melakukan segala hal tanpa takut dengan hukum Taurat. Kota Tel Aviv menjadi kota yang bebas untuk segala hal. Pemulihan Israel akan terjadi dalam dua fase, seperti yang dinubuatkan di dalam Yehezkiel 37.

Views: 0

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top