Tahapan Penghukuman Tuhan (Jelajah PL 460)

Imamat 26:17-29

Setelah di tahap pertama, orang Israel tetap tidak mau bertobat, maka akan datang penghukuman tahap kedua. Tuhan akan lebih keras menghajar mereka, bahkan sampai tujuh kali lipat, karena dosa mereka. Tuhan menghajar orang Israel bukan untuk menghancurkan mereka, tetapi supaya mereka bertobat. Setiap kali naik tahap, Tuhan menggambarkannya dengan menghajar mereka sampai tujuh kali lipat. Angka tujuh di sini menggambarkan sesuatu yang komplit atau lengkap.

Tuhan melepaskan binatang liar yang akan memunahkan anak-anak dan melenyapkan ternak. Sebenarnya binatang yang buas sekalipun takut kepada manusia, karena otoritas yang berikan oleh Tuhan kepada manusia untuk menjadi penguasa atas semua binatang. Tetapi ketika Tuhan menghukum manusia, maka manusia itu kehilangan kemuliaan dan kemiripannya dengan Tuhan. Binatang pun dipakai oleh Tuhan untuk mendatangkan hukuman.

Jika hukuman seperti itu tetap tidak membuat orang Israel bertobat kepada Tuhan, maka Tuhan akan menghukum mereka tujuh kali lipat karena dosa mereka. Di tahap ketiga ini ada beberapa elemen yang dipakai untuk menghukum, yaitu: pedang, penyakit sampar dan kelaparan. Semua itu juga dijelaskan di dalam Wahyu 6:8, “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganinya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.”

Semua yang sudah dijanjikan oleh Tuhan ini akan digenapi, baik janji berkat maupun penghukuman. Ketika bangsa Israel taat kepada Tuhan, maka Tuhan telah benar-benar memberkati mereka. Ketika bangsa Israel tidak taat kepada Tuhan, maka Tuhan akan mendatangkan hukuman seperti yang telah disampaikan-Nya. Israel pada hari ini masih menentang Tuhan. Mereka telah menolak Mesias yang telah datang ke tengah-tengah mereka. Karena itu, mereka masih menghadapi berbagai macam kesulitan dan kekacauan.

Puncak dari kesulitan dan kekacauan Israel akan terjadi pada masa tribulasi (zaman kesusahan Yakub  atau masa penganiayaan besar selama tujuh tahun). Banyak bangsa akan menyerang Israel. Selain Israel, seluruh dunia juga akan mendapatkan dampak yang sama dengan tulah-tulah yang akan diberikan oleh Tuhan dan sudah dinubuatkan di dalam kitab Wahyu.

Jika dalam keadaan seperti itu mereka masih tidak mau bertobat kepada Tuhan, maka Tuhan akan mendatangkan hukuman di tahap keempat. Hukuman ini sudah digenapi dalam berbagai masa sejarah orang Israel. Terjadi kelaparan yang sangat dahsyat, sampai terjadi kanibalisme terhadap anak sendiri.

Di dalam 2 Raja-raja 6:28 dst, pernah terjadi dalam sejarah Israel ketika mereka dikepung oleh tentara Aram. Orang Israel pada waktu itu dipimpin oleh raja yang tidak percaya kepada Tuhan. Pada zaman itu terjadi kelaparan dan ada orang yang memakan anaknya sendiri. Ketika Tuhan sudah muak kepada mereka, maka Tuhan akan menyerahkan mereka kepada bangsa-bangsa lain.

Views: 23

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top