Renungan

Ucapan Bahagia 1

Matius 5:3 Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Kemiskinan artinya ketidakpunyaan, kesengsaraan dan penderitaan. Karena itu, orang yang miskin (tidak mampu) harus berjuang sekuat tenaga untuk berusaha memenuhi kebutuhan yang kurang. Kata “miskin di hadapan Allah” ini bukan berarti sangat miskin secara materi. Kata ini ditujukan kepada mereka […]

Ucapan Bahagia 1 Read More »

Ucapan Bahagia

Matius 5:3-12 Setiap orang yang sudah percaya kepada Tuhan pasti menginginkan berkat Tuhan. Hal itu sering kita dengar pada saat orang-orang percaya sedang berdoa kepada Tuhan. Berkat itu bisa berarti banyak hal, tetapi biasanya lebih diarahkan kepada materi dan kesehatan. Khotbah Yesus di bukit, seperti yang sudah kita baca, merupakan khotbah khusus yang diberikan kepada

Ucapan Bahagia Read More »

Mengusahakan Tanah Dengan Bijak

Imamat 25:1-22 Bagi masyarakat perkotaan, tanah bukanlah aset utama yang bisa menghasilkan uang secara langsung. Tanah menjadi tempat pijakan awal untuk mendapatkan aset yang lebih besar. Contohnya: membangun perumahan atau perusahaan di atas tanah tersebut, tetapi penghasilan mereka bukan dari tanah, melainkan dari hasil penjualan hasil usaha. Berbeda dengan masyarakat pedesaan yang masih menggunakan tanah

Mengusahakan Tanah Dengan Bijak Read More »

Damai Dalam Tuhan

1 Tesalonika 5:23-28 Hidup kudus tidak bisa diusahakan, tetapi hidup kudus adalah karakter tertinggi orang percaya. Kehidupan kudus (kesalehan) kita tidak akan menyelamatkan kita. Karena pada dasarnya, kita diselamatkan oleh anugerah yang diberikan oleh Yesus melalui pengorbanan-Nya, bukan karena kesalehan atau kekudusan kita. Tidak ada orang yang bisa hidup kudus, kalau tidak dikuduskan oleh Kristus.

Damai Dalam Tuhan Read More »

Ketika Hidup Goyah

Rut 1:1-22 Orang yang sudah percaya kepada Tuhan belum tentu bisa mempunyai hidup yang enak secara dunia. Ini terjadi pada kehidupan Naomi. Untuk menghindari bencana kelaparan di Yehuda, keluarga Naomi pindah ke Moab. Di Moab, Naomi ditinggal mati oleh suaminya, dan kemudian ditinggal mati juga oleh kedua anak lelakinya. Dalam budaya mereka, kaum perempuan bergantung

Ketika Hidup Goyah Read More »

Scroll to Top