02 Keluaran

Mengenai Sihir (Jelajah PL 314)

Keluaran 22:18-19 Di ayat 18, terdapat peraturan yang berhubungan dengan hukum pertama, yaitu jangan ada ilah lain. Sihir berhubungan dengan adanya ilah lain. Tuhan sangat membenci sihir dan kekejian bagi Tuhan. Orang yang mempraktikkan sihir disamakan dengan orang yang melakukan pembunuhan. Karena itu, penyihir atau tukang sihir harus dihukum mati. Orang yang melakukan sihir, pasti […]

Mengenai Sihir (Jelajah PL 314) Read More »

Sumpah (Jelajah PL 313)

Keluaran 22:7-17 Segala perkara yang tidak memiliki bukti kuat, akan dihadapkan kepada Tuhan. Pada waktu itu, perkara-perkara seperti ini akan dihadapkan kepada imam atau Musa. Musa pernah seorang diri mengadili bangsa Israel sepanjang hari. Musa bisa bertanya kepada Tuhan mengenai masalah-masalah yang sulit dipecahkan. Hukum Taurat juga memberi antisipasi, jika suatu ketika ada hal-hal yang

Sumpah (Jelajah PL 313) Read More »

Teokrasi (Jelajah PL 312)

Keluaran 22:5-6 Tuhan tidak serta merta menghapus perbudakan di zaman bangsa Israel, karena perbudakan masih bisa digunakan untuk menghukum orang. Jika orang yang bersalah itu dipenjara, maka ia tidak akan produktif. Salah satu sisi positif dari perbudakan, orang yang bersalah itu menjadi budak dan mereka bisa bekerja dengan lebih produktif. Memang perbudakan seringkali terjadi dengan

Teokrasi (Jelajah PL 312) Read More »

Hukum Jera (Jelajah PL 311)

Keluaran 22:1-4 Ayat ini masih bagian dari kitab yang dituliskan oleh Musa, yang dibacakan untuk orang Israel. Pada waktu itu bangsa Israel sedang berkemah di gunung Sinai. Mereka baru saja mendengar suara Tuhan yang menggelegar dengan dahsyat dari langit. Mereka baru saja merasakan kehadiran Tuhan yang luar biasa, tidak pernah terbayangkan. Secara fisik, bangsa Israel

Hukum Jera (Jelajah PL 311) Read More »

Bertanggungjawab (Jelajah PL 310)

Keluaran 21:15-36 Mengenai anak yang berani memukul orang tuanya, mereka bisa mendapatkan hukuman mati. Pelanggaran ini ternyata berat, karena hukumannya mati. Orang yang mengutuki orang tuanya juga mendapatkan hukuman mati. Orang yang menculik orang lain lalu menjualnya, ia juga diberi hukuman mati. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya. Orang yang sudah berbuat salah harus mendapatkan hukuman, supaya

Bertanggungjawab (Jelajah PL 310) Read More »

Scroll to Top