Surat Paulus

Hati-Hati Dengan Perkataan (Jelajah PB 811)

1 Tesalonika 2:14-20 Jemaat di Tesalonika telah mengikut jejak jemaat-jemaat di Yudea. Ketika jemaat di Yudea menderita karena teraniaya, jemaat di Tesalonika juga ikut menderita. Jemaat di Tesalonika mengikuti teladan dan hidup seperti jemaat di Yudea yang menderita. Orang-orang Yahudi telah membunuh Yesus dan para nabi, juga menganiaya para rasul. Orang-orang Yahudi yang seharusnya menegakkan […]

Hati-Hati Dengan Perkataan (Jelajah PB 811) Read More »

Kanonisasi (Jelajah PB 810)

1 Tesalonika 2:13 Apa yang disampaikan oleh rasul Paulus adalah firman dari Tuhan. Saat ini kita membaca surat para rasul sebagai firman Tuhan. Pengajaran dan tulisan rasul adalah firman Tuhan. Tuhan berbicara melalui para rasul. Yang disampaikan secara lisan, tidak bisa kita ketahui pada hari ini. Tetapi yang disampaikan secara tertulis, kita masih bisa membaca

Kanonisasi (Jelajah PB 810) Read More »

Bekerja Siang Malam (Jelajah PB 809)

1 Tesalonika 2:5-13 Dalam pelayanan dan pemberitaan Injil, Paulus tidak mau bermulut manis, tidak mau hanya menyenangkan orang. Dia juga tidak mencari pujian dari orang lain, sekalipun sebenarnya ia bisa berbuat demikian, apalagi sebagai rasul-rasul Kristus. Paulus melakukan segala sesuatu dengan benar dan dengan batas kewajaran. Hal itu memang patut untuk dilakukan. Sebagai rasul Yesus

Bekerja Siang Malam (Jelajah PB 809) Read More »

Ketulusan Pelayanan (Jelajah PB 808)

1 Tesalonika 2:1-4 Jemaat Tesalonika telah menjadi saksi. Iman mereka telah tersebar sampai ke mana-mana, bahkan sampai ke Makedonia dan Akhaya. Jemaat Tesalonika dikenal sebagai pengikut Kristus yang kuat dalam iman. Paulus sangat senang ketika mendengar bahwa jemaat di Tesalonika memiliki iman dan kuat serta perilaku yang baik. Sepertinya di Tesalonika ada orang-orang yang menghasut

Ketulusan Pelayanan (Jelajah PB 808) Read More »

Menjadi Saksi Yang Nyata (Jelajah PB 807)

1 Tesalonika 1:6-10 Kita seharusnya mengikuti orang yang belajar firman berdasarkan Alkitab, bukan berdasarkan mimpi atau penglihatan. Saat ini Alkitab adalah satu-satunya firman Tuhan yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. Tuhan tidak lagi memberikan firman-Nya melalui mimpi atau penglihatan. Semuanya itu sudah lewat, yaitu dulu pada saat masa pewahyuan. Setelah Alkitab lengkap sesuai dengan kanon

Menjadi Saksi Yang Nyata (Jelajah PB 807) Read More »

Scroll to Top