Injil

Jelajah PB 144 (Markus 12:18-27)

Pertanyaan selanjutnya datang dari kalangan orang-orang Saduki. Sebelumnya adalah pertanyaan dari orang Farisi dan Herodian. Orang Herodian adalah orang yang memihak kepada Herodes. Itu bisa disebut sebagai partai pendukung pemerintah pada waktu itu. Orang Saduki menyebut diri sebagai kelompok orang berhikmat atau bijak. Sekarang orang Saduki yang datang dan berusaha untuk menjebak Tuhan Yesus. Mereka […]

Jelajah PB 144 (Markus 12:18-27) Read More »

Jelajah PB 143 (Markus 12:13-17)

Selanjutnya Tuhan Yesus diperhadapkan dengan kasus-kasus yang sengaja diajukan dan dipertanyakan oleh orang-orang Yahudi kepada-Nya. Mereka sengaja melakukan itu untuk menjebak Yesus, sehingga ada alasan bagi mereka untuk membinasakan Tuhan Yesus. Mereka mencari cara untuk menghukum Yesus dan cara itu nantinya juga bisa diterima oleh pemerintah Romawi. Karena bangsa-bangsa jajahan, seperti bangsa Yahudi pada saat

Jelajah PB 143 (Markus 12:13-17) Read More »

Jelajah PB 142 (Markus 12:1-12)

Pada waktu itu sebenarnya orang-orang Yahudi mengerti tentang perumpamaan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus. Mereka juga mengerti bahwa sebenarnya Tuhan Yesus sedang menyindir mereka. Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang kebun anggur yang akhirnya diberikan kepada pihak lain untuk dikelola. Yesus Kristus sendiri menggambarkan diri-Nya sebagai batu penjurunya, yaitu batu yang telah dibuang oleh bangsa Yahudi.

Jelajah PB 142 (Markus 12:1-12) Read More »

Jelajah PB 141 (Markus 11:24-33)

Renungan ini bersambung, karena itu lebih baik untuk membaca secara berurutan supaya pengertian kita tidak terpotong-potong. Seperti yang sudah dijelaskan kemarin bahwa Yesus mengizinkan hal-hal besar terjadi pada saat Yesus masih ada di dunia, ketika para murid sungguh-sungguh percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Hal itu dilakukan oleh Yesus untuk membuktikan kepada orang Yahudi bahwa Ia

Jelajah PB 141 (Markus 11:24-33) Read More »

Jelajah PB 140 (Markus 11:20-23)

Pagi-pagi ketika Yesus dan para murid lewat, mereka melihat pohon ara yang pernah dilihat sebelumnya. Pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya. Jika di dalam Matius 21:20-22 dijelaskan bahwa pohon ara itu sekonyong-konyong kering atau seketika itu juga nampak kering. Sedangkan di ayat ini baru bisa dilihat kering sampai ke akar-akarnya. Sepertinya, ketika Yesus

Jelajah PB 140 (Markus 11:20-23) Read More »

Scroll to Top