Ulangan 8:1
Musa mengingatkan bangsa Israel untuk mengerti dan melakukan semua perintah Tuhan. Kita, sebagai orang percaya juga diingatkan untuk mengerti dan melakukan semua perintah Tuhan. Memang kita bukan Israel, tetapi kita adalah jemaat Tuhan. Meskipun demikian, ada banyak hal tentang Israel yang bisa kita pelajari. Karena itulah, kita juga belajar untuk memahami Perjanjian Lama, kitab orang Israel. Di dalam Alkitab, ada banyak prinsip kehidupan yang bisa kita pelajari.
Ketika Israel diberi penegasan untuk melakukan semua perintah Tuhan, maka pada hari ini juga kita mendapatkan penegasan yang sama. Kita mengingat kembali bahwa tema kitab Ulangan adalah kasih dan ketaatan. Ketika kita mengasihi Tuhan, maka kita juga akan melakukan perintah Tuhan dengan segenap hati. Di dalam 1 Yohanes 5:2-3 dikatakan, “Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,”
Kalau kita mengasihi Tuhan, maka kita akan melakukan perintah-perintah-Nya dengan segenap hati. Demikian juga Musa mengingatkan hal ini kepada bangsa Israel, supaya mereka juga melakukan segenap perintah Tuhan. Kita tidak boleh memilih perintah-perintah tertentu untuk kita lakukan, sedangkan yang lain tidak kita lakukan. Kita tidak boleh memilih perintah-perintah yang hanya kita sukai atau terasa ringan.
Di dalam Yakobus 4:17 dikatakan, “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” Ini menjadi salah satu fungsi kita mempelajari firman Tuhan. Ketika kita mempelajari firman Tuhan, kita akan semakin tahu kehendak Tuhan. Kalau kita tidak mau taat kepada Tuhan, padahal kita sudah percaya kepada Tuhan, maka Roh Kudus akan terus mengingatkan kita melalui hati nurani kita. Pilihannya hanya dua: dosa menjauhkan kita dari firman Tuhan atau firman Tuhan menjauhkan kita dari dosa.
Sebelum kita mempelajari firman Tuhan, mungkin kita tidak tahu bahwa beberapa hal yang kita lakukan merupakan buah dari dosa. Tetapi, setelah kita mengetahuinya, maka kita memiliki tanggung jawab untuk tidak melakukan semua hal yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Semakin dalam kita mempelajari firman Tuhan, maka kita akan semakin sadar bahwa kehidupan kita yang dulu sangat kacau balau.
Israel dijanjikan oleh Tuhan memiliki tanah Kanaan. Jika mereka melakukan segenap perintah Tuhan, maka mereka akan menjadi bangsa yang sukses di tanah tersebut. Salah satu tanda di Perjanjian Lama, bangsa Israel menjadi makmur dan sukses di tanah perjanjian. Ini menjadi tanda bahwa mereka telah melakukan segenap perintah Tuhan dengan benar. Karena itulah, Tuhan memberkati mereka berlimpah-limpah secara materi. Ketika bangsa Israel mulai tidak mentaati firman Tuhan, maka bangsa Israel itu akan terpuruk. Mereka kalah berperang, bahkan menjadi bangsa buangan.
Tanda ini berbeda dengan zaman ini. Di zaman Perjanjian Lama, ketika masih berada di zaman simbolik, maka kekayaan menjadi simbol berkat Tuhan. Sekarang, yang bisa kita dapatkan adalah kekayaan rohani.
Views: 26