Saling Menolong (Jelajah PL 692)

Ulangan 22:1-4

Masuk di pasal ini, Tuhan memberikan hukum dan peraturan yang dijalankan untuk kehidupan sehari-hari. Hukum ini lebih mendetail, sesuai dengan konteks pada waktu itu. Hukum ini mengatur kehidupan keluarga dan masyarakat, yaitu hubungan dengan sesama manusia. Di dalam kehidupan sosial bermasyarakat, orang Israel diharuskan memiliki hubungan yang baik satu dengan yang lain. Mereka juga harus memiliki jiwa tolong menolong.

Peraturan ini  untuk menggenapi perintah Tuhan yang mengajarkan untuk mengasihi manusia seperti diri sendiri. Orang yang mengaku diri mengasihi Tuhan, pasti dia juga akan mengasihi sesama manusia. Di ayat ini, mengasihi sesama manusia muncul dari cara seseorang memperlakukan milik sesamanya. Dalam kondisi kehilangan sesuatu, kita pada saat ini pasti juga pernah mengalaminya. Ketika kita kehilangan sesuatu yang berharga, kita pasti berharap ada orang yang menemukan dan mau mengembalikan.

Semakin modern dunia ini, semakin susah untuk mendapatkan kembali sesuatu yang sudah hilang. Jika seseorang menemukan sesuatu dan tidak ada orang di sekitarnya, biasanya akan diakui menjadi miliknya. Sebenarnya tidak ada manusia yang mau diperlakukan seperti itu. Kita pasti menginginkan sesuatu yang hilang dari milik kita, bisa kembali utuh. Jika ada orang yang mau mengembalikan sesuatu yang ditemukan, tentu dia memiliki moral yang sangat baik.

Di beberapa tempat tertentu, masih ada orang-orang yang memiliki moralitas yang tinggi. Mereka tidak mau mengambil milik orang lain dan berusaha untuk mengembalikannya. Jika tidak bisa mengembalikan kepada pemiliknya, minimal mereka bisa menitipkan kepada aparat pemerintah. Dalam pemerintahan yang memiliki moralitas yang tinggi, maka aparat pemerintah itu pun tidak mau untuk mengambil barang tersebut. Mereka sudah dibiasakan memiliki integritas yang tinggi.

Bangsa atau kota yang penduduknya memiliki integritas seperti ini, sudah sulit ditemukan. Tetapi, integritas seperti ini sebenarnya sudah diajarkan oleh Tuhan, melalui bangsa Israel. Di ayat 1 dikatakan, “Apabila engkau melihat, bahwa lembu atau domba saudaramu tersesat, janganlah engkau pura-pura tidak tahu; haruslah engkau benar-benar mengembalikannya kepada saudaramu itu.” Jika belum menemukan pemiliknya, mereka bisa membantu memelihara lembu atau domba itu terlebih dulu.

Tuhan ingin bangsa Israel saling peduli dengan sesamanya. Orang Israel harus saling mengasihi satu dengan yang lain. Peraturan ini bukan hanya dilakukan pada saat saudara itu baik kepada kita, tetapi juga pada saat saudara itu tidak baik kepada kita. Di dalam Keluaran 23:4 dikatakan, “Apabila engkau melihat lembu musuhmu atau keledainya yang sesat, maka segeralah kaukembalikan binatang itu.”

Jika orang Israel diperintahkan untuk menjaga milik orang lain sebelum dikembalikan, kita seharusnya juga menjaga jiwa dari orang-orang yang berada di sekitar kita. Jika ada saudara-saudara kita yang akan terhilang, kita bisa menolong mereka supaya tidak jadi terhilang atau tersesat. Kita harus menunjukkan kepada jalan yang benar. Minimal kita tidak menjadi batu sandungan bagi orang-orang yang berada di sekitar kita.

Views: 18

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top